Foto bersama Foto: Dadang Purnoto

KENDARI, KORANSULTRA.COM – Lahan pertanian di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara dari tahun ketahun mengalami perubahan, hal tersebut diakibatkan adnya kebijakan pemerintah pusat, dari Kementrian Pertanian yang mengharuskan  perluasan lahan pertanian yang belum pernah ditanami sebelumnya.

Sasaran luas tanaman jagung di Kota Kendari sebagai capaian dari Padi jagung dan kedelai 2015 – 2016, seluas 500 Ha. Sedangkan di tahun ini target awal Pemerintah Kota (Pemkot) berkisar 900 Ha, namun yang terealisasi hanya 107 Ha.

Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari Siti Ganef, mengatakan, produksi petani jagung di Kota Kendari saat ini masih dibawa rata – rata. Dimana dalam satu hektare lahan pertanian jagung, petani hanya menghasilkan 6 ton.

“Capaian tersebut harus terus ditingkatkan. Sebab, para petani harus memproduksi jagung dalam satu hektare 8-10 hektare,” kata Ganef, dalam sambutan kegiatan panen raya di Kelurahan Lalodati, Kecamatan Puwatu, Kamis (12/10/17).

Menurutnya, produksi para petani tersebut disebabkan masih minimnya peralatan seperti traktor. Namun, baru – baru ini Kementrian Pertanian sudah menurunkan bantuan berupa tiga unit traktor roda empat.

“Tidak hanya itu, nantinya perluasan tanaman pertanian lainnya 135 Hektare ada di Keluraham Lalodati Kecamatan Puwatu. Diharapkan dengan perluasan lahan tersebut produksi petani jagung terus mengalami peningkatan,” pungkas Ganef.

Kontributor : Dadang Purnoto

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY