Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kolaka Timur, Surya Hutapea. Foto: Dekrit

Tirawuta, Koransultra.com – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dokmudora) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), menyiapkan anggaran sebesar Rp 14, 240 milyar untuk honor Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (GBPNS) atau Guru Tidak Tetap (GTT) tahun 2020 mendatang.

“Kalau sebelumnya GTT hanya terima honor lima ratus ribu perbulannya, tahun depan (2020) kita naikan menjadi satu juta dua ratus lima puluh ribu perbulan,” ujar Kadis Dokmudora Koltim, Surya Hutapea pada Koransultra.com, usai mengelar rapat koordinasi penerima surat keputusan bupati Kolaka Timur tentang pengangkatan guru bukan pegawai negeri sipil, di Aula Pemda Koltim.

Kenaikan anggaran honor para tenaga pendidik non PNS tersebut kata Surya, berkisar 150 persen.

“Anggarannya sudah diketuk palu. Ini upaya kita, dalam peningkatan kapasitas serta keseriusan mereka. Apalagi tenaga non PNS sangat membantu untuk dunia pendidikan saat ini,” kata Surya Hutapea.

Rapat koordinasi penerima surat keputusan bupati Kolaka Timur tentang pengangkatan guru bukan pegawai negeri sipil, dihadiri ratusan tenaga pendidik di Aula Pemda Koltim. Foto : Dekrit

Istri Bupati Koltim Tony Herbiansyah ini, juga menyampaikan jika kemauan Bupati menaikan honor GBPNS sebenarnya, Rp1, 5 juta per bulannya. Namun, mengingat tahun 2020 anggaran untuk Pilkada besar, sehingga honor GBPNS dipangkas menjadi Rp1, 250 perbulannya.

“Ini juga upaya kita agar para GBPNS tidak mencari pekerjaan sampingan lagi. Karena jika kita hanya terus menerus memberikan honor pada mereka sekecil itu, mereka tidak fokus untuk mengemban tugas di sekolah,” terangnya.

Surya berjanji, kedepan pihaknya bakal terus berupaya meningkatkan honor GBPNS. Agar para tenaga pindidik benar-benar “full” (Penuh) bekerja membantu dunia pendidikan.

“Yang membantu pendidikan di Kolaka Timur saat ini adalah guru bukan pegawai negeri sipil. Jadi kita harus memperhatikan juga kesejahteraannya. Ada beberapa kabupaten di Sultra, mereka memberikan honor GBPNS hanya tiga ratus ribu perbulannya, mana cukup,” terang Surya, Selasa (29/10/2019).

Menurut Surya, honor GBPNS yang tadinya Rp500 perbulannya, tahun depan dinaikkan menjadi Rp1, 250 ribu. Sedangkan untuk anggaran perubahan tahun ini (2019), honor GBPNS dinaikkan menjadi Rp750 ribu perbulannya.

Ratusan GBPNS di Koltim, mengelar rapat koordinasi penerima surat keputusan bupati Kolaka Timur tentang pengangkatan guru bukan pegawai negeri sipil di aula Pemda Koltim. Foto: Dekrit

“Untuk anggaran perubahan, kita bayarkan pada bulan Oktober hingga Desember,” ujarnya.

Surya Hutapea berharap, dengan kenaikan honor tersebut, para GBPNS dapat meningkatkan lagi kinerjanya kedepan.

“Kita juga berharap teman-teman wartawan bisa membantu kita untuk mengawasi guru-guru. Kalau ada yang ditemukan seharusnya masuk pada pukul tujuh, justru mereka masuk pada pukul delapan tolong disampaikan ke kami. Karena aturan di Koltim sudah disepakati pukul tujuh lima belas hingga tiga puluh menit itu diluar ruangan untuk pendidikan karakter,” tegas Surya.

Kontributor: Dekrit

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here