Nampak salah seorang pasien positif covid di Kolaka bakal menjalaniKarantina di SIKIP Kolaka. Foto: Dekrit

Kolaka, Koransultra.com – Juru bicara gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, kembali mengumumkan 5 pasien terkonfirmasi positif covid-19, Jumat 12 Juni 2020 di wilayah tersebut.

Dengan bertambahnya pasien covid-19 di wilayah tersebut, New Normal yang sebelumnya direncanakan bakal di berlakukan di wonua Mekongga tersebut terpaksa bakal dibatalkan. Hal tersebut diungkapkan Jubir Covid-19 Kolaka, dr. Muh. Aris pada sejumlah awak media di Sentra Industri Kecil Menengah (SIKIM) usai menjemput pasien covid-19.

Pasien yang dinyatakan positif covid-19 oleh pemerintah Kolaka yaitu berasal dari 3 kecamatan, yang terdiri dari 1 pasien laki-laki berusia 45 tahun asal kecamatan Kolaka.

Satu pasien perempuan 45 tahun asal watubangga serta 3 pasien asal kecamatan Pomalaa yang terdiri dari perempuan usia 22 tahun, laki-laki 45 tahun, dan laki-laki 16 tahun.

Dari lima pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona, dua diantaranya merupakan sporadis atau belum diketahui penularannya. Dua pasien ini dinyatakan positif berdasarkan rapid test yang dilakukan secara random atau acak oleh pemerintah.

”Karena hasilnya reaktif, sehingga dua pasien tersebut dilakukan pemeriksaan swab, al hasil dua pasien tersebut positif terinfeksi covid-19,” ujar Jubir Covid-19 Kolaka, dr. Muh Aris, pada sejumlah media di Kolaka.

Sementara itu, tiga lainnya yang dinyatakan positif merupakan kontak erat dari keluarga pasien yang sedang menjalani karantina di SIKIM.

Dengan diumumkannya lima penambahan pasien terkonfirmasi positif di wilayah tersebut, maka jumlah pasien yang saat ini menjalani perawatan di SIKIM berjumlah 6 orang.

Juru bicara gugus tugas covid-19 Kolaka, dr. Muh Aris mengatakan, dengan bertambah nya pasien positif covid-19 di Kolaka, maka rencana persiapan new normal di wilayah tersebut di batalkan.

”New Normal yang rencananya bakal kita berlakukan di Kolaka bakal dipikirkan lagi dengan tim gugus,” ujar dr. Aris.

Kontributor : Dekrit

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here