Rekonstruksi Dugaan Pencabulan Murid SDN Matanggorai Kabupaten Konawe di Mapolres Konawe. foto : Nasruddin
Rekonstruksi Dugaan Pencabulan Murid SDN Matanggorai Kabupaten Konawe di Mapolres Konawe. foto : Nasruddin

Unaaha, Koran Sultra – Pelaku Dugaan Pencabulan Murid SDN Matanggorai Kecamatan Abuki Kabupaten Konawe terancam hukuman 15 tahun penjara.

Dalam Reka Adegan yang digelar oleh Polres Konawe, pada rabu 26/04 pelaku (S) yang juga mantan kepala desa tersebut mempraktekan kurang lebih 30 adegan, di mana dalam rekontruksi tersebut menggambarkan kejadian saat pelaku menjalankan aksi bejadnya dirumah korban.

Kronologis yang digambarkan, pelaku disuguhkan air minum oleh korban, lalu tiba-tiba pelaku langsung memegang areal sensitif korban sampai memberikan uang 10 ribu kepada korban.

Dalam gelaran rekontruksi tersebut semuanya berjalan lancar.

Menurut kasat reskrim idham syukri tujuan dari rekontruksi ini untuk memperjelas tindak pidana yang dilakukan pelaku ketika berkasnya dilimpahkan kekejaksaan

“Rekontruksi ini jelas diatur dalam undang-undang dan bertujuan untuk memperjelas peran serta memperjelas tindak pidana yang terjadi sehingga ketika kita ajukan berkasnya keJPU jaksapun bisa yakin.”ungkapnya
Menurutnya pula pelaku bisa dikenakan uu perlindungan anak dengan maksimal 5 tahun penjara.

“Bila terbukti pelaku kami jerat dengan pasal 82 ayat 1UU 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman paling rendah 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara.”tutupnya

Kontributor : Nasruddin
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY