ilustrasi

Raha, Koran Sultra – Ratusan Pelanggan PDAM di Kabupaten Muna, Propinsi Sulawesi Tenggara di beri warning keras.

Pasalnya, sebanyak 580 Pelanggan PDAM di Daerah ini telah menunggak pembayaran dan tak tanggung tanggung bahkan ada yang hingga puluhan bulan dengan total tunggakan tagihan 800 juta lebih.

Direktur PDAM Kabupaten Muna Muh. Nurhayat Fariki, SH memberikan peringatan terhadap 580 pelanggan PDAM, yang menunggak pembayaran air sampai puluhan bulan. Senin pekan depan 580 pelangga ini, akan diputuskan suplai air bersih ke rumah mereka, oleh PDAM Kabupaten Muna.

Akibat dari tinggginya jumlah pelanggan/ konsumen yang menunggak pembayaran air bersih, PDAM Muna terancam defisit.” Total pelanggan PDAM kita ada 922 pelanggan dengan penerimaan Rp 827.690.025. Namun yang membayar air bersih cuma 342 orang atau senilai Rp 194.137.425 atau 23 persen dari jumlah uang masuk. Sedangkan 580 oramg menunggak pembayaran dengan nilai Rp 633.552.600” katanya.

“ Nah, bagi 580 orang pelanggan yang menunggak ini, akan kami putuskan pelayanan air bersihnya, sampai mereka melunasi tunggakannya,” terang Direktur PDAM Muna Muh. Nurhayat Fariki pada sejumlah media di Raha kemarin.

Yayat juga menjelaskan dalam Perbub sudah diatur regulasinya terkait pemutusan pelayanan air dari PDAM, jika pelanggan tersebut menunggak selama 3 bulan. ” Aturanya jelas dalam Perbub, 3 bulan menunggak, ya kita putuskan. Kalau 580 pelanggan ini bukan lagi 3 bulan, tapi puluhan bulan,. Kita terancam defisit, jika hal ini tidak kita tindak tegas ” tambah Yayat sapaan akrab Direktur PDAM Muna ini.

Terkait pihak pihak mana saja yang banyak menunggak pembayaran air bersih diantaranya Dinas Pertanian Kabupaten Muna menunggak 12 bulan dengan rincian tunggakan Rp 2.065.200. Kemudian rumah pribadi mantan Bupati Muna Ridwan bae yang beralamat di Jalan Palaengkuta menunggak belasan bulan dengan nilai tunggakan Rp 2.695.000 . Kemudian rumah Ridwan bae yang menjadi markas Sasino Taxi juga menunggak pembayaran air bersih Rp 2.957.450.

Kemudian rumah pribadi orang tua Wakil Bupati Muna Pak Ditu juga menunggak pembayaran air bersih dengan jumlah tunggakan Rp 10.722.950.

Kemudian rumah pribadi pengusaha BTN Anova La Baladin juga menunggak sebesar Rp 2.736.200. Kemudian rumah pribadi Bupati Muna LM Rusman Emba ST juga menunghak Rp 7 juta. Kemudian rumah La Ode Pameri yang dibeli La Bahrun juga menunggak lebih Rp 11 juta. Kemudian rumah Ali Tanda menunggak Rp 5 juta.” Kita sudah surati ke 580 pelanggan air yang. menunggak ini, untuk membayar tunggakkannya. Artinya kita tetap membuka ruang meskipun suplai air bersih, kita putuskan. Tidak hanya itu, kami juga siap menerima komplain dari masyarakat, terkait pemutusan ini,” tegas pengganti Purnama Ramadhan ini.

Kontributo :Bensar
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY