Walikota Kendari Adriatma Dwi Putra Foto Dadang Purnoto

KENDARI, KORANSULTRA.COM – Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra atau ADP, menyebutkan bahwa pengelolaan sampah dapat menciptakan lapangan kerja yang produktif bagi masyarakat sekitar, utamanya di Kota Kendari. Apalagi dibeberapa kota yang ada di Indonesia sudah lama memberlakukan hal seperti ini.

”Jika kita menghitung produksi sampah di Kota Kendari cukup banyak kisaran 200 Kg hingga 300 Kg perharinya. Yang selama ini sampah tersebut ditampung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Puwatu,’’ kata ADP dalam sambutannya saat meresmikan Bank Sampah di Kelurahan Bende, Jumat (10/11/2017).

Terlepas dari kesediaan tempat pengelolaan sampah yang ada di Kelurahan, dalam kurung waktu 10 tahun lamanya. Pemkot Kendari sudah mendapat pengakuan secara nasional.

Hal ini dapat dibuktikan dengan pengeloaan TPA terbaik di Indonesia.

”Pengelolaan sampah di Kota Kendari mencapai 270 ton perhari, terdapat daur ulang 43 persen dari yang dapat didaur ulang. Dengan kreatifiatas masyarakat bias menjadi penghasilan tambahan dalam pengelolaan sampah,” ujar ADP.

Kepemimpin sebelumnya sudah mencanangkan pengadaan bank sampah setiap kelurahan untuk selalu dikelolah oleh masyarakat sekitar. Namun bank sampah tersebut kurang produktif.

”Pernah ada 64 kelompok bank sampah setiap kelurahan, akan tetapi hal itu tidak berjalan normal. Artinya, kurangnya partisipasi dari masyarakat sekitar sehingga dianggap mati suri,” pungkas ADP.

Kontributor: Dadang Purnoto

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY