foto Hamdan
foto Hamdan

Kolaka, Koran Sultra-Manajement pihak Antam gelar sosialisasi dalam menanggapi aksi silaturahim warga Kecamatan Pomalaa yang selama ini belum di fahami oleh masyarakat pada khususnya masyarakat Kecamatan Pomalaa dalam hal ini Ring satu.

Ratusan masyarakat perwakilan dari 12 desa yang ada di kecamatan Pomalaa, turut hadir mendengar serta mempertanyakan kontribusi PT. Antam, Tbk yang selama ini berjalan. Selasa jam 09.00 dini hari di aula pondok huko-huko Pattepo Pomalaa.

Menurut Dr. Hakim Mampa, VC HC & CSR PT. Antam Tbk, dalam sambutannya, “Kalau kita berbicara secara awam, dapat di katakan bahwa Antam melakukan penambangan dengan hati, artinya semua aspek itu diperhatikan oleh Antam”. Ulasnya

“Pertimbangannya, untuk memenuhi semua kebutuhan masyarakat, bukan hanya terkhusus untuk warga pomalaa saja tapi masyarakat kabupaten Kolaka pada umumnya merupakan ring satu”, Ucap Hakim saat memimpin pertemuan Selasa, (21/3).

Mendengar hal tersebut beberapa dari kelompok masyarakat, M. Mas’ud Umar, warga Kel. Dawi-dawi angkat bicara, bahwa kehadiran kita disini harusnya kita berlepas diri dari pragmatisme individu kita masing-masing. Ujarnya

Tegasnya bahwa, bantuan yang telah disalurkan oleh pihak Antam baik pendidikan, kesehatan dll itu merupakan tanggung jawab bagi Antam yang mana hal itu bukan prestasi yang perlu diapresiasi. Karenya indikator keberhasilan Antam itu di mana ?, Makanya CSR belakangan ini, harus dikawal dengan baik. Pinta Mas’ud

Kontributor : Hamdan

Kontributor : Hamdan

Disisi lain, Ahmadi warga Huko-huko mengatakan, adanya riak dari masyarakat ini sebenarnya karna merasakan dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh Antam baik dari asap pabrik yang mencemari udara maupun dari limbah Antam dan itu adalah racun yang bisa saja di hirup oleh masyarakat. Jelasnya

Selaku pihak manajement Antam, Dr. Hakim menyampaikan, pihak Antam pada khususnya senantiasa mencari solusi yang terbaik bagi masyarakat, apatah lagi soal kesehatan. prinsip kami, “Tanpa kesehatan, semuanya tidak ada apa-apa”. Tuturnya

Lanjut Dr. Hakim, mengenai bantuan CSR baik pendidikan dan kesehatan management Antam Prioritaskan pada masyarakat yang kurang mampu, warga Ring Inti dan IPK dari mahasiswa itu sendiri, tujuannya agar tepat sasaran. Tegasnya.

Camat Pomalaa, Sairman, Antam merupakan Aset negara yang merupakan wilayah IUP wajib kita lindungi semua karena ini merupakan aset pemerintah, jika sewaktu-waktu iup-nya habis maka pemerintah yang akan ambil alih dan kemudian diatur untuk kepentingan masyarakat. Ujarnya

Lanjutnya, kewajiban kita untuk melindungi, manjaga Antam agar tetap eksis karena ini adalah alat vital negara yang merupakan milik kita bersama”, supaya hasil keuntungan yang besar yang mereka dapatkan pastinya bantuan-bantuan dari CRS juga akan meningkat. Tambahnya

“Kami sebagai masyarakat awam tetap akan menunggu realisasi dari semua yang telah kami suarakan, jangan hanya sekedar menjadi catatan tapi realisasi yang paling penting”. Harap Nompo kepala Ling. I dawi-dawi.

Kontributor : Hamdan
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY