Kendari, Koran Sultra – Kapal KMC Komando yang menjadi salah satu kapal patroli kebanggaan TNI-AD tiba di pelabuhan Bungkutoko, Kendari pada sabtu lalu sekitar pukul 14.00 .

Kapal KMP Komando yang akan digunakan Korem 143/Ho dalam mengamankan perairan Sulawesi Tenggara ini, diangkut oleh Kapal KRI dr. Soeharso, dari pabriknya PT. Tesco Indomaritim dari Jakarta menuju Kota Kendari.
Kedatangan Kapal KMC Komando, yang akan memperkuat Alutsista Korem 143/Ho disambut oleh Dandenbekang Kendari Mayor CBA Hariyoto beserta anggota Denbekang Kendari.

Menurut Mayor CBA Hariyoto, Kapal KMC Komando yang diterimanya tersebut merupakan jenis kapal Speed yang sudah di modifikasi menjadi kapal tempur, Kapal yang diproduksi oleh PT. Tesco Indomaritim sejak diterima di jajaran TNI-AD tahun 2013 terus mengalami perbaikan termasuk yang diterima Korem 143/Ho.

“Korem 143/Ho merupakan salah satu satuan yang menerima dukungan KMC Komando, dukungan Kapal KMC Komando kepada Korem 143/Ho mengingat wilayah yang menjadi tanggungjawabnya merupakan wilayah kepulauan yang selama ini menjadi salah satu kendala dalam pergerakan pasukan”, Ujarnya.

Berikut Klasifikasi Kapal KMC Komando yang dibuat oleh PT. Tesco Indomaritim :

Terbuat dari bahan alumunium, Memiliki LOA (Leangth Over All) atau panjang keseluruhan kapal adalah 18.00 meter dengan lebar 15.16 meter dan tinggi 2,15 meter dan dapat dilengkapi dengan senapan mesin 12,7 mm yang memiliki jangkauan 6.000 meter dan jangkauan efektif 2.000 meter, plus sistem tracking and locking target.
Dengan penggunaan stasiun senjata jarak jauh (RWS), penembak akan tetap bisa melakukan penembakan secara efektif dari ruang kemudi meskipun kapal sedang bergerak, selain tentunya untuk menghindarkan penembak dari kontak langsung dengan musuh.

KMC Komando menggunakan water jet dengan mesin CAT C12 dengan jarak jelajah 250 NM (Nautical mile) per jam dan Rpm (revolutions per minute) 500-6.000.

Kapal ini memiliki kekuatan 2X1115 Hp (Horse Power), dilengkapi oleh tanki air tawar dengan volume 500 liter, dilengkapi oleh kompas, GPS, Radio SSB, Radio HT, Ring Bouy, dan 2 Life Raft.

KMC Komando mampu dioperasikan di laut dalam, di garis pantai (kedalaman 1 meter tidak dengan kecepatan maksimal), sungai dan daerah rawa.

KMC Komando merupakan kapal patroli laut antar pulau di wilayah perbatasan yang diprioritaskan seperti di Natuna, kepulauan Seribu, Sangihe Talaud (kepulauan di barat laut Sulawesi), Kepulauan Buton, Konawe (Sulawesi Tenggara), Riau, Bangka Belitung, Mentawai, Kalimantan Barat, Maluku dan Maluku Utara, Aceh dan Nusa Tenggara Timur.

Di awaki oleh empat orang awak kapal dan mampu mengangkut 31 penumpang ini memiliki speed atau kecepatan 40 knots dan dapat di maximalkan menjadi 45 Knots,
Kapal KMC Komando juga memiliki kemampuan melakukan manuver pendaratan pantai dengan cepat.
(Penrem143/Red****).

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY