Sejumlah anak putus sekolah berkeliaran di Kelurahan Dawi-dawi, Kecamatan Pomalaa. Foto: Asri Joni

KOLAKA, KORANSULTRA.COM – Upaya untuk mengurai permasalahan pendidikan secara permanen di Kabupaten Kolaka nampaknya masih menyisahkan masalah, terbukti hingga saat ini masih ada beberapa anak putus sekolah berkeliaran di jalanan. Seperti yang ditemukan di Kelurahan Dawi-dawi, Kecamatan Pomalaa, Sulawesi Tenggara.

Lurah Dawi-dawi Sudiar Baksin, menuturkan anak putus sekolah harus disikapi dengan bijak. Sebab, mereka merupakan bibit penerus bangsa. Untuk itu ia berjanji bakal berkoodinasi dengan pihak Dinas Pendidikan Kolaka, agar dapat menemukan solusi terbaik pada sejumlah anak putus sekolah.

Kata dia, pemerintah telah bekerja samadengan dunia usaha serta masyarakat untuk memajukan pendidikan di wilayah kerjanya. Ketiga komponen ini kata dia merupakan pilar dasar dalam memajukan pendidikan di suatu daerah.

Seorang tokoh masyarakat Andi Jamaluddin, mengatakan banyaknya anak putus Sekolah di Dawi-dawi merupakan masalah sosial.

”Ini disebabkan sebahagian orang tua tidak mengarahkan anaknya pergi sekolah. Bahkan lebih tragis lagi, anak diikutkan pergi bekerja sehingga kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang layak menjadi terhenti,” tuturnya.

Kontributor : Asri Joni
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY