Kepala Desa (Kades) Sidamangura, La Halido

Laworo, Koran Sultra – Kepala Desa (Kades) Sidamangura, Kecamatan Kusambi, Mubar, La Halido, membantah keras atas tudingan terkait dugaan penyelewengan atau penyalahgunaan program Dana Desa (DD) 2016 di Desa Sidamangura, dengan pagu anggaran senilai kurang lebih 651 juta. Oleh para Pengunjuk rasa yang mengatasnakanamakan Masyarakat Sidamangura, yang melakukan demo (aksi) di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna, beberapa pekan lalu. Hal ini, disampaikan Kepala Desa Sidamangura, La Halido, kepada Koran Sultra, Senin (28/8).

“ Tuntutan para Pendemo (Pengunjuk rasa) di depan Kantor Kejaksaan (Kejari Muna), terkait dugaan penyalahgunaan DD 2016 di Desa Sidamangura, memang tidak benar. Tudingan ini tidak sesuai,” tegas Kades La Halido.

Lebih lanjut Ia mengatakan, Program DD 2016 di Desa Sidamangura telah dilaksanakan (dikelola) dengan baik secara transparan, sesuai regulasi (ketentuan) yang ada. Dimana program DD 2016 di Desa Sidamangura tersebut, yakni pembuatan Jalan Usaha Tani (JUT), Pos Kamling 1, sumur gali sebanyak 14, Penimbunan pasar, dan Insentif Lembaga adat, serta insentif guru PAUD, TK, dan guru ngaji.

“Program DD 2016 itu, sebelum dilakukan (pelaksanaan) pekerjaan. Telah dirapatkan dengan melibatkan seluruh Masyarakat, bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Sehingga program yang dilaksanakan tersebut, merupakan atas usulan Masyarakat melalui Musyawarah (forum rapat). Hingga dalam pelaksanaan kegiatan (pekerjaan) dipasang papan informasi, sebagai bentuk transparansi terhadap Masyarakat,” Ungkapnya.

Terkait aksi demo yang dilakukan puluhan orang, yang mengatasnamakan Masyarakat Sidamangura tersebut, Kades La Halido menilai bahwa ada tendensi (kepentingan) politik.

Kontributor : Ronas
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY