Mobil Operasional Polisi yang diduga penabrak anggota BIN

TIRAWUTA, KORAN SULTRA.COM– Wahyudi alias Wandi, anggota aktif Badan Intelijen Negara (BIN) yang bertugas di Binda Sulawesi Tenggara (Sultra) tewas dalam kecelakaan maut yang terjadi di Poros Kolaka – Kendari, Desa Wesalo, Kecamatan Lalolae, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) pada (2/8/2017) sekira pukul 17:40 magrib.

Korban menghembuskan nafas terakhir di Puskesmas Lalolae setelah menderita luka di kepala bagian bagbelakang yang mengakibatkan otak kecil korban diduga bocor.

Informasi yang dihimpun Koran Sultra di lapangan, korban dari arah Koltim – Kolaka. Korban menuju perjalanan pulang usai mengikuti rapat koordinasi Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Koltim.

Keterangan sejumlah saksi mata yang meminta agar tidak disebutkan namanya menjelaskan, korban yang menggunakan sepeda motor melaju dari arah Koltim menuju Kolaka, sementara kendaraan operasional polda sultra dengan nomor polisi 2101-XX melaju kencang dari arah berlawanan.

Motor yang dikemudi korban

“Pas ditikungan itu saya dengar ada suara benturan keras, pas saya keluar ternyata ada kecelakaan. lantaran kencangnya, mobil polisi itu terbalik, sementara pengendara motor terlempar jauh dari motornya,” kata remaja yang mengaku melihat kejadian itu yang diiyakan oleh dua orang rekannya. Kamis (3/8/2017).

Ia menyebutkan, di dalam kendaraan patroli tersebut terdapat empat orang anggota polisi, yang langsung meminta bantuan warga sekitar untuk membantu mereka menarik kendaraan itu ke posisi normal, sementara korban langsung dilarikan ke Puskesmas Lalolae untuk mendapatkan perawatan medis.

Kata dia, hanya dalam hitungan menit mobil polisi itu sudah berada di posisi normal, saat itu juga kendaraan tersebut langsung di bawa ke Polsek Rate-rate untuk diamankan.

“Mobilnya langsung di bawa ke Polsek Rate-rate, kalau motor korban di bawa ke Pospol Lalolae. Waktu kejadian tidak ada anggota Lantas,” terangnya.

Handphone milik korban yang ditemukan tim gabungan media

Sementara itu, aparat Kepolisian terkesan menutupi kecelakaan yang menimpa korban Wandi yang sedang dalam perjalanan pulang ke Kolaka.

Sejak kejadian, beredar isu jika korban Wahyudi alias Wandi tewas dalam kecelakaan tunggal. Bahkan kendaraan operasional polisi yang diduga menabrak motornya juga tidak diketahui keberadaannya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kolaka, AKP Rizal, belum dapat memberikan keterangan terkait kecelakaan maut ini. Saat awak media bertandang ke Polres Kolaka, tak satupun petugas yang berani memberikan keterangan, dengan dalil Kasat Lantas sedang di Kendari. begitupun petugas Pospol Lalolae.

Hari kedua, Kamis (3/8) paska tertabraknya salah seorang anggota BIN Sultra, tim gabungan dari beberapa media turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), di lokasi tersebut tim menemukan sebua Handphone milik korban tergeletak disudut tebing yang diperkirakan tidak begitu jauh dari tempat korban tergeletak.

Setelah mendapatkan Handphone korban, para tim menyerahkan langsung pada salah seorang anggota TNI Pelda Basir, yang bertugas di Koramil 01 Rate-rate (Koltim). Di lokasi, para tim juga mendapat informasi jika besok, Jumat (4/8) akan diadakan olah TKP dari pihak kepolisian.

Kontributor : Red
Desain Terbaru

1 KOMENTAR

  1. pelaku oknum polisi mencuri handphone kaka saya, menelantarkan kaka saya membiarkan dia terbaring di jalanan tidak membawanya ke rumah sakit.
    polisi macam apa itu?
    saya merasa terpukul dengan kejadian ini.
    saya ingin pelaku mendapatkan hukuman yg seberat berat nya.

LEAVE A REPLY