Laworo, Koran Sultra – Penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Muna Barat (Mubar), triwulan ketiga tahun anggaran 2015 mencapai 70 persen. Kepala Dinas Pendapatan Keuangan Aset Daerah (PKAD) Mubar, Zakaruddin Nsaga mengatakan, penyerapan anggaran terbesar pada SKPD Pekerjaan Umum.

“Peningkatan serapan dipicu pekerjaan fisik binamarga paling besar menyerap anggaran. Selain itu, kegiatan rutin pemerintahan disemua SKPD” ujar Kamis (29/10)

Realisasi penyerapan anggaran baru terlaksana pada pos APBD murni, dimana nilai pos APBD murni 2015 sejumlah Rp.234 miliar. Adapun penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Mubar 2015 senilai Rp.111 miliar baru mulai dilaksanakan

“untuk Khusus pos DAK, diprediksi penyerapan anggaran tersebut, tidak mungkin bisa terserap maksimal, terlebih mengingat kondisi waktu yang kasip” terangnya

Hal itu kepala PPKAD ini,optimis daerah tidak akan dirugikan, sebab pekerjaan yang berasal dari DAK bisa menyebrang tahun ke 2016 “Jika tidak selesai hingga selesai 2015, bisa menyebrang tahun sebab aturan memungkinkan,” terangnya.

Lanjutnya,menginstruksikan kepada seluru SKPD Pemkab Mubar untuk memaksimalkan penyerapan anggaran dalam sisa dua bulan terakhir ini. Kalau kendala penyerapan tidak ada, semua sesuai perkembangan pekerjaan. APBD Mubar sudah dibawa ke provinsi untuk dievaluasi.

Kontributor : Bensar

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY