Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kabupaten Konawe Hj Asriani Porosi, canangkan Desa Ambepulu, Kecamatan Tongauna sebagai kampung KB.

UNAAHA, KORANSULTRA.COM – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kabupaten Konawe Hj Asriani Porosi, canangkan Desa Ambepulu, Kecamatan Tongauna sebagai kampung KB. Rencana pencanangan wilayah tersebut diungkapkan beberapa hari yang lalu, di balai Desa Ambepulu.

Saat ini kata dia, Konawe telah bentuk enam kampung KB yakni kecamatan Routa, Latoma Tua, Asinua, Tambetandi, Tongauna serta satu kecamatan yang baru mekar.

Menurut Asriani pencanangan kampung KB di Kabupaten Konawe, terdiri dari 29 kecamatan. Dan akan dilakukan secara bertahap.

“Hal ini mengingat anggaran terbatas. Untuk itu tahun 2017 ini kami akan mencanangkan 24 kampung KB disetiap kecamatan dan sisanya nanti pada tahun 2018 mendatang,” katanya.

Tujuan dari pencanangan kampung KB itu sendiri kata Asriani, yaitu untuk menekan serta mengatur jarak kelahiran anak agar kedepan tidak ada peningkatan dratis dari jumlah penduduk di Indonesia.

Dari data yang ia paparkan terkait sensus penduduk ada penurunan signifikan jumlah penduduk dari beberapa tahun lalu.

Dirinya menuturkan sensus penduduk pada tahun 1990 jumlah penduduk 176,6 juta jiwa. Sedangkan pada tahun 2000 bila tanpa KB jumlah penduduk indonesia 285 juta jiwa dikarenakan adanya penekanan angka kelahiran 80 juta. Maka jumlah penduduk sekitar 205 juta jiwa dan bila kita tidak tekan angka kelahiran tersebut dampaknya adalah angka kemiskinan akan naik.

Persoalan jumlah penduduk lanjut dia, terkadang terlupakan oleh pemerintah baik itu pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten karena pertumbuhan penduduk kurang dibarengi dengan kualitas penduduk.

”Tidak heran saat ini indonesia menjadi urutan ke empat terpadat penduduknya setelah Amerika, Cina dan India yang berada diurutan pertama,” pungkasnya.

Kontributor : Nasruddin
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY