Rapat koordinasi penanganan konflik sosial di Koltim, Foto: Dekri

TIRAWUTA, KORANSULTRA.COM  – Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) bersama TNI, Polri, dan instansi lain. Rakorda itu dilaksanakan guna menangani konflik sosial di daerah Koltim.

Wakil Bupati Koltim Andi Meryanur mengatakan, ada tujuh hal utama yang dibahas dalam ‘Rakorda Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial di Daerah’ itu.

Rakornas tersebut dilaksanakan untuk memadukan kinerja tim dalam menangani konflik berlatarbelakang teroris, perambahan hutan, aliran sesat, sengketa batas wilayah, kasus tanah, serta sumber daya alam.

“Yang pertama, kami menyusun rencana aksi terpadu penanganan konflik sosial. Kedua adalah mengkoordinasikan, mengarahkan, mengendalikan, dan mengawasi penanganan konflik,” ujar Andi Meryanur, dalam Rapat Koordinasi Daerah, Rabu (5/12/2017).

Selain itu, tim terpadu harus memberikan informasi kepada publik tentang terjadinya konflik di daerah dan upaya penanganannya. Tim terpadu itu juga harus melakukan upaya pencegahan konflik melalui deteksi atau peringatan dini.

“Tim juga harus merespons secara cepat dan penyelesaiannya dilakukan secara damai setiap permasalahan yang bisa menimbulkan konflik sosial,” katanya.

Menurut Wabub dalam melaksanakan penanganan konflik itu, perlu kerja sama terpadu dengan TNI, Polri, Pemerintah, dan Masyarakat lainnya.

Selain itu, ada penekanan optimalisasi peran tim terpadu tersebut agar dapat membantu kinerja pemerintah daerah. “Juga melibatkan masyarakat,” katanya.

Kontributor : Dekri

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY