Kadis Capil saat memberikan hadia pada salah satu warga berupa Akta kelahiran Foto: Dekri
Kadis Capil saat memberikan hadiah pada salah satu warga berupa Akta kelahiran Foto: Dekri

TIRAWUTA, KORAN SULTRA– Hasriani warga dari Desa Mandoke, Kecamatan Polipolia, Kolaka Timur (Koltim), merasa bahagia. Betapa tidak Ia diberikan bonus berupa hadiah Akta Kelahiran oleh Kadis Dukcapil, karena telah membawah anaknya di Kantor saat mengurus Kartu Keluarga (KK) di Kantor Dinas Pendudukan dan Catatan sipil (Dukcapil).

Hasriani yang ditemui saat memeggang Akta Kelahiran itu, mengungkapkan rasa senangnya. Kata hasriani, baru kali ini ia temukan ada kantor yang sangat siap melayani masyarakat, bahkan memberikan hadiah terhadap warga.

”Baru kali ini saya temukan ada kantor yang berikan pelayanan dengan ramah, serta diberikan hadiah pada Masyarakat,” kata Hasriani, Senin (13/3) di Kantor Dukcapil.

Hasriani diberikan hadiah berupa Akta Kelahiran anaknya Nur Sakkinah yang saat ini berumur tiga bulan lebih, oleh kepala Dinas Dukcapil koltim, karena membawah anaknya saat mengurus Kartu Keluarga di kantor tersebut.

Kadis Dukcapil, Anwar Hamzah mengatakan, siapapun warga yang ke kantornya mengurus KTP atau KK kemudian membawa anaknya, bakal diberikan hadiah berupa Akta Kelahiran.

”Siapapun dia kita bakal berikan hadiah. Jika, dia membawa anaknya ke kantor capil,” kata anwar diruang kerjanya.

Bonus itu diberikan kata Anwar, pada orang tua yang membawa anaknya umur dibawa 18 bulan ke kantor Dukcapil.

”Pada pinsifnya, kami utamakan pelayanan masyarakat. Dan bonus pada orang tua yang membawa anaknya ke kantor, itu merupakan intruksi langsung Bupati Koltim. Supaya mempermuda kelak anak itu besar nanti,” jelasnya.

Pihaknya saat ini mengupayakan pelayanan yang maksimal. Saat ini Ia berinisiatif untuk bekerja dengan pola jemput bola.

”Saya juga siap menemani masyarakat jika dalam pengurusan ada yang dibutuhkan ke saya. Saya pun sudah perintahkan pada sataf saya untuk memberikan pelayanan yang cepat, supaya masyarakat tidak terlalulama mengantri,” ungkap Anwar.

Dia juga berharap, jika ada warga yang sedang sakit supaya memberitahukannya. ”Biasanya orang sakit harus mengurus ke kantor Dukcapil dulu biar bisa dilayani oleh dokter atau perawat. Nah kalo saya tau itu saya akan langsung ke rumah sakit. Bahkan bila perlu kita lakukan perekaman di rumah sakit, biar cepat proses pemeriksaannya,” jelas Anwar.

Kontributor : Dekri
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY