Kantor Kejaksaan Negeri Muna

Raha, Koran Sultra – Rupanya ada beberapa orang pejabat yang dilantik oleh bupati Muna LM. Rusman Emba. ST. Besok, Selasa (23/5) bakal menjalani Pemeriksaan di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna, terkait kasus DAK tahun 2015 dengan Dugaan penyelewengan anggaran senilai Rp. 200 Miliar.

Surat Pemanggilan terhadap para pejabat ini sudah dilanyangkan, Senin (22/5) oleh pihak kejaksan, pejabat tersebut yakni Drs La Oba eks Kadis BLH sekarang kepala Dinas Perhubungan, La Sanudi eks kabid bina marga yang sekarang menjadi sekertaris Badan Lingkungan Hidup (BLH), Muhamad Idrus Gafiruddin, eks kepala UPTD Kasda dan Ady Mulya eks Kabid perairan dinas PU.

Sebelumnya hasil espos kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara(Sultra) Djoko Susilo, memerintahkan Kejari Muna memeriksa 61 proyek di Muna, dan untuk menyurati di Dinas Pekerjaan Umum dan satu proyek di Badan Lingkungan Hidup. Dugan Adanya penyimpangan yang mana seharusnya pekerjaan selesai akhir tahun 2016 namun tidak selesai, proyek hanya diselesaikan 30 sampai 40 persen. Sudah diperpanjang juga tapi tidak ada perkembangan penyelesaiannya.

“kami sudah layangkan surat pangilan kepada mereka, maka besok diperiksa “pungkas La Ode ABD Sofyan. SH. MH sebagai kasintel Kejari Muna.

Beberapa keperluan lagi yang dibutuhkan penyidik guna menaikkan status kasus ini dari penyelidikan ke penyidikan. Ditambah beberapa bukti yang akan dikumpulkan, untuk menetapkan siapa tersangka atau aktor dibalik penyelewengan dana DAK Muna.

“dimintai keteranganya terkait dengan dugaan penyimpangan kerugian keuangan negara atas pembayaran kegiatan proyek tahun 2015 yang penyelesaianya melewati tahun. Mereka diperiksa, persoalan DAK untuk pelengkapan berkas,” jelasnya.

Kontributor : Bensar
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY