Kepala BPBD Koltim Makmur watukila Foto: Dekri
Kepala BPBD Koltim Makmur watukila Foto: Dekri

TIRAWUTA, KORAN SULTRA– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), tetapkan dua kecamatan yakni Kecamatan Uluiwoi dan Ueesi sebagai daerah rawan bencana banjir dan longsor.

“Kecamatan Uluiwoi dan Ueesi adalah kecamatan yang rawan bencana banjir dan longsor di Koltim,” kata Kepala BPBD Koltim Makmur Watukila, Jumat (7/4) di ruang kerjanya.

Kata Makmur, dua Kecamatan tersebut memang termaksud daerah yang rawan akan bencana banjir dan longsor. Sebab, dua daerah ini merupakan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut pihaknya telah menyediakan perahu karet dan tenda pengungsian untuk evakuasi warga nantinya.

“Kami sudah menyediakan beberapa perlengkapan bencana termaksud perahu karet,” katanya.

Sedangkan untuk daerah rawan bencana puting beliung, lebih lanjut Makmur, yaitu Kecamatan Ladonggi dan Lambandia.

“Untuk Kecamatan yang lain, untuk saat ini masih aman. Hanya kecamatan itu saja yang kami data sebagai wilayah rawan bencana banjir, longsor, dan puting beliung,” jelasnya.

Seperti Kecamatan Ladongi kata Makmur, di tahun 2016 kemarin, ada sekitar 50 rumah yang terkena bencana puting beliung.

Sedangkan bencana longsor kata dia, meskipun kecil, namun sasaran yang dirusak oleh bencana itu besar. “Seperti deker, boxcalver, bahkan jembatan selalu rusak akibat longsor,” katanya.

Untuk itu pihak BPBD kata makmur, juga telah menganggarkan pembangunan bronjong pada daerah yang rawan longsor.

Kontributor : Dekri
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY