Foto: Dekri
Foto: Dekri

TIRAWUTA, KORAN SULTRA– Bupati Kolaka Timur (Koltim) Drs H Tony Herbiansyah MSi, mengharapkan adanya sinergitas dengan Pemerintah Provinsi Sultra dan pemerintah pusat.

“Musrenbang, merupakan salah satu mekanisme sistem perencanaan pembangunan yang sangat strategis, karena produk yang dihasilkan nantinya akan sangat menentukan keberhasilan capaian sasaran program pembangunan yang telah d agendakan, baik oleh Pemkab Koltim, Pemprov Sultra maupun pusat,” kata bupati saat membuka Musrenbang Tingkat Kabupaten Koltim 2018 di Aula Kantor DPRD Koltim, Sabtu (18/3).

Tema musrenbang Koltim tahun ini lanjut bupati, pemerataan pembangunan infrastruktur, ekonomi dan sumber daya manusia untuk mewujudkan Koltim yang berdaya saing sebagai wilayah agrobisnis. Yakni pemantapan pencapaian tujuh prioritas pembangunan Tahun 2018.

Dengan tema tersebut lanjut kosong satu Koltim ini, diharapkan setiap SKPD dalam menyusun prioritas program atau kegiatan pembangunan yang nantinya akan dituangkan dalam rencana kegiatan pemerintah daerah (RKPD) Koltim 2018, dengan tetap berpedoman pada RPJMD Koltim 2016-2021.

“Dengan keterbatasan anggaran yang telah kami uraikan sebelumnya, maka Pemkab Koltim sangat mengharapkan adanya sinergitas antara pemerintah pusat dan Pemprov Sultra serta dana-dana pendukung lainnya terhadap program atau kegiatan yang diusulkan setiap tahunnya pada musrenbang Provinsi maupun musrenbang regional atau nasional,” harap bupati.

Dalam struktur perekonomian Koltim lanjut Ketua DPW Partai Nasdem Sultra ini, lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan merupakan lapangan usaha yang mempunyai peran terbesar terhadap PDRB atas dasar harga berlaku.

Dijelaskannya, beberapa hal penting yang dapat menunjang visi terkait menjadi wilayah agrobisnis unggul yang membutuhkan perhatian kita semua serta seluruh stakeholder, diantaranya, penyusunan pusat pengembangan kakao, perda perlindungan lahan kakao, optimalisasi fungsi lembaga keuangan di setiap sentra usaha, pengembangan model kemitraan, pengembangan industri lokal kakao dan pengelolaan lada, percetakan sawah baru, sistem tanam ulang kakao, diversifikasi pangan, pemanfaatan lahan kosong, pengolahan pupuk buatan, perbuhan minsed petani dari ekstensifikasi ke intensifikasi secara profesional, pengembangan sistem informasi pasar yang dapat diakses petani, pengembangan pelatihan disegala bidang, pelestarian lingkungan hidup dan pengembangan kebin percontohan.

Turut hadir dalam pembukaan musrenbang ini Kepala Bappeda dan Litbang Koltim DR Mustakim Darwis SP MSi, Kepala Bappeda Sultra DR Nasir Andi Baso SH MM yang turut memberikan sambutan. Lalu, Kapolres Kolaka dan Koltim Dandim 1412 Kolaka dan Koltim serta yg mewakili Kajari Kolaka dan Koltim.

Sebagai pemateri, mewakili Dirjen Holtikultura Kementrian Pertanian DR Muh Agung Sunusi SP MSi dan DR Hasbullah Syaf SP MSi, Ketua Prog Studi Perencanaan dan Pengembangan Wilayah Program Pasca Sarjana Universitas Haluoleo.

Kontributor : Dekri
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY