Lasusua, Koran Sultra – Bupati Kolaka Utara Drs. Nur Rahman Umar,MH diundang oleh Dewan Riset Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (DRD Sultra) dengan nomor surat 010/DRD/XI/2017 sebagai Narasumber Seminar Nasional Kakao DiKendari Sulawesi Tenggara (Sultra) Selasa (05/12/2017) pagi.

Kabag Humas Pemda Kolut, Ramang membenarkan adanya undangan Bupati Kolaka Utara Nur Rahman Umar oleh Ketua DRD Sultra,Prof.Dr.Ir.H.Andi Bahrun,M.Sc. Agric sebagai narasumber Nasional Tanaman Kakao.

“Seminar Nasionalnya tentang, Pengembangan Kakao Berbasis Inovasi Untuk Mendukung Kemandirian dan Daya Saing Daerah, dengan pemateri dari Kementan, Kemendagri, Kemenristekdikti, Kemenlu, MCA Indonesia, Akademisi, Peneliti dan Birokrasi yang terlibat dengan pengembangan Kakao,” ujrnya.

Provinsi Sulawesi Tenggara Khususnya Kabupaten Kolaka Utara dan Koltim mendapat penanganan serius dari Pemerintah Pusat karena Kedua Kabupaten ini, dianggap memiliki potensi dan Kontribusi Pertembuhan Ekonomi, menciptakan lapangan Kerja dan untuk mensejahterakan Masyarakat menuju Indonesia sebagai Produsen Kakao terbesar Dunia. jelasnya.

“Bupati Kolut akan melakukan presentase didepan Pemateri soal, Kebijakan Pemerintah Daerah Kolaka Utara tentang Revitalisasi Kakao guna Meningkatkan Daya Saing Daerah” Jelasnya.

Presentase Bupati Kolut, Nur Rahman Umar sudah tercantum semua penjelasannya dalam melakukan Sosialisasi Revitalisasi Tanaman Kakao diKabupaten Kolaka Utara saat ini, seperti gambaran Kondisi Pertanian dan Kakao dari sektor Pertanian, sektor Perkebunan, Komoditas Kakao dan Peranan Tanaman Kakao dalam Perekonomian Kabupaten Kolaka Utara. terangnya.

Bupati Kolut, Drs. Nur Rahman Umar, MH

Sementara Kebijakan Pemerintah Kolut dalam Kemandirian dan peningkatan Daya saing daerah seperti, Kebijakan umum Pembangunan, Kebijakan Revitalisasi Kakao, Target dan Sasaran Kebijakan Revitalisasi Tanaman Kakao sudah pernah dibahas dalam Paripurna DPRD Kolaka Utara.

“Intinya Presentase Bupati sudah pernah dilakukan baik didepan Eksekutif, Legislatif maupun Para Petani termaksud Dirjen Kementan. Ir. Bambang,” jelasnya

KONTRIBUTOR : ISRAIL YANAS

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY