2
Unaaha, Koran Sultra – Saat Kegiatan Musrembang Tingkat Kabupaten Konawe salah satu persoalan yang cukup santer disuarakan oleh peserta diantaranya Terkait insfrastruktur jalan yang menjadi kewenangan propinsi yang berada dikabupaten konawe menjadi sorotan dan keluhan masyarakat dalam musrembang tingkat kabupaten.

Diantaranya Infrastruktur Jalan yang menjadi sorotan masyarakat adalah jalan poros abuki tersebut disuarakan oleh satu wakil asosiasi camat yang menurut mereka telah melakukan koordinasi dengan beberapa intansi.

Menurut mereka, pada Bulan januari yang lalu, sebanyak 6 kecamatan dari wilayah barat kabupaten konawe yakni terdiri dari kecamatan tongauna utara,tongauna,abuki,pandangguni, latoma,asinua, telah menyampaikan aspirasi masyarakat ke ketua DPR terkait persoalan insfrastruktur jalan, “ sebab kita ketahui bersama jalan dari kecamatan unaaha ke kecamatan abuki itu 21 kilometer belum sampai kelatoma nah bagaimana kita mendukung peningkatan pangan kalau infrastruktur jalannya sangat tidak memadai” kata salah satu peserta musrembang.

Dikatakannya, sebelumnya hal ini telah dipaparkan oleh bupati bahkan secara swakelola mereka akan melaksanakan penimbunan. “ pada saat kami ke ketua DPR kami dijanjikan 21 miliar yang akan diberikan untuk pembangunan jalan dari unaaha kelatoma tetapi saya sudah konfirmasi dengan ketua bapeda tahun ini kami hanya akan diberikan 8,5 milyar dan kami sudah konfirmasi ke dinas PU itu hanya 7,5 kilometer dan setelah saya konfirmasi lagi ke ketua bapeda itu hanya dari ujung abuki ke asolu yang jalannya sangat parah,bagaimana nasib jalan dari unaaha ke abuki yang juga sangat parah.saya sangat harapkan kepada ketua bapeda agar aspirasi dari 6 kecamatan ini diperhatikan.”ucapnya

Mencuatnya pertanyaan tersebut dari salah satu peserta membuat bupati konawe angkat bicara dihadapan ketua BAPEDA Propinsi Sulawesi Tenggara dan peserta musrembang, Bupati Konawe bahkan dirinya berjanji mendemo pemerintah propinsi Sulawesi tenggara soal hal tersebut.

“jalan tersebut jalan propinsi, saya sudah bicara dengan gubernur dari mataiwoi kesana akan diaspal dan bapak gubernur akan dia tuntaskan kesana sekitar 21 kilometer, nanti kita turun demo dalam waktu ini” katanya

Menurut Bupati dirinya seakan iri melihat pembagunan didaerah lainnya yang ada disulawesi tenttara “ saya lihat ini kabupaten konawe kayak tidak diperhatikan kalau saya pergi dibuton bayangkan pemerintah propinsi sampai mengutang untuk disana tapi kenapa kita dikonawe ini agak kurang kita dikasih, bingung saya apakah kita yang kurang komunikasi atau bagaimana kalo saya lihat di kotamadya itu jalan ciber-ciber (mulus.red) saya kira pak asrun yang bikin nyatanya gubernur, itu taman-tamannya ternyata propinsi yang bikin kenapa mereka tidak bikin di konawe.”ucapnya

Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa mengurai sejumlah proyek yang belum rampung didaerahnya “maaf ini harus saya cerita pak ketua bapeda, ada pembangunan dari propinsi tidak tuntas contohnya kantor bupati konawe mulai taman-tamannya tidak tuntas, lampunya saja banyak yang tidak menyala saya lihat kolaka utara saya kira taman-tamannya yang bangun itu kolaka utara ternyata gubernur padahal kita dikabupaten konawe kalau mereka datang kita sambut dengan baik semua kegiatan tidak ada yang beres ini saya pikir apakah pengawasan dari propinsi tidak ada. ujarnya.

Kontributor : Nasruddin
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY