Kapolres Muna AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga. S. Sos, SH.Msi

Raha, Koran Sultra – Seorang Oknum Guru SMP Kabupaten Muna propinsi Sulawesi Tenggara diringkus Polisi, karena dilaporkan telah melakukan pelecehan seksual terhadap salah seorang muridnya.

Informasi yang dihimpun, LT (52) Pelaku Dugaan Pencabulan Murid SMPN Lohia ini melakukan perbuatan bejadnya pada tanggal 8 mei silam, sekitar pukul 12.30, disalah satu Ruang Kelas SDN 6 Lohia Desa Kondongia Kecamatan Lohia.

Korban RG (14) yang duduk di bangku kelas 1 SMPN Lohia sebelumnya diberikan uang oleh pelaku sebesar Rp. 35 ribu.

Berdasarkan laporan yang diterima oleh Pihak Kepolisian Resort Muna, nomor laporan LP/118/V/2017/Sultra/Res MUNA tanggal 18 Mei 2017, pelaku Kemudian langsung diringkus dikediamanya sekitar Pukul 21. 30 kamis malam (18/5).

LT (52) Oknum Guru Pelaku dugaan Pencabulan Murid di Raha,

Kapolres Muna AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga. S. Sos, SH.Msi yang diwawancarai terkait pencabulan ini mengatakan Pelaku Pencabulan terancam hukuman penjara 10 tahun,

” (pelaku dikenakan) pasal 82 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak atau pasal 292 KUHP, dengan ancaman 10 penjara, ” ujar Kapolres saat diwawancarai Jumat (19/5).

Kapolres Muna menuturkan Kronologis kejadian, dimana korban di panggil oleh pelaku, setelah itu korban diberi uang, “ korban juga menunjuk ruang kelas tempat pelaku mencabuli korban,” jelasnya

Menurut AKBP. Agung Ramos, perbuatan Pelaku sudah lebih dari satu kali dilakukan, “laporan korban perbuatanya sudah sering dilakukan, lebih dari satu kali, ” katanya.

Kontributor : Bensar
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY