Dimas (8) dan adiknya Kelvin (7), tewas akibat tenggelam di sungai, Jumat (7/7/17) Foto: Dekri

TIRAWUTA, KORAN SULTRA– Sungguh naas nasib yang menimpah dua bocah bersaudara asal Kelurahan Raraa, kecamatan Ladongi, Kolaka Timur (Koltim), Dimas (8) dan adiknya Kelvin (7), Anak dari pasangan Suparno dan Sunarti, serta sahabatnya Krispianto (8), anak dari Katimun warga kelurahan Welala, Kecamatan Ladongi, Kolaka Timur (Koltim) tewas tenggelam.

Niat hati hendak mencari ikan disungai, namun sayang, keduanya justru tewas tragis tenggelam, akibat tidak mampu berenang, Jumat (7/7/17).

Saksi mata, Nenek Juani menuturkan, saat itu kedua bersaudara tersebut, sedang memanen padi bersama dengan orang tuanya (Krispianto Red). Sekitar 100 meter dari lokasi tempat mereka mencari ikan. Tiba-tiba datang Kismawati (5) teman bermain korban, teriak teriak katanya temanya tenggelam.

“Saat sampai di TKP yang pertama kali di temukan adalah Dimas, setelah itu Krispianto. Kami coba mengeluarkan air dari perut korban, tapi bukan air yang keluar melainkan busa,” ungkapnya.

Ditambahkanya, selang beberapa saat setelah ditemukanya dua korban, warga berhasil menemukan Kalvin dalam kondisi sudah tidak bernyawa. “Kejadianya sekitar pukul 9.00 pagi,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan tetangga, korban,sempat diantarkan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) koltim. Namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Hingga saat ini ketiga korban masih disemayamkan dirumah duka, dan akan dimakamkan usai Sholat Jumat.

“Kedua bersaudara ini (Dimas dan kelvin, red), serta sahabatnya (Krispianto, red) sudah sering bermain dan mencari ikan di Lokasi bekas tempat pertandingan sepeda diatas air dilaksanakan tersebut,” Katanya.

Kontributor : Dekri
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY