Kajari Muna, Badrut Tamam, SH.MH
Kajari Muna, Badrut Tamam, SH.MH

Raha, Koran Sultra – Kejaksaan Muna melakukan pemanggilan terhadap dua orang Rekanan (pihak ketiga) terkait pemeriksaan Proyek Dana DAK tahun 2015 lalu sebesar Rp. 200 Milyar dimana diduga kuat ada keterlibatan Oknum PNS serta Pejabat Negara didalammya.

Dua rekanan yang dilayangkan surat panggilannya sebelumnya dari PT Mitra Pembangunan Sultra dan PT Wakila Perkasa.

“hasil pemeriksaan ada keterlibatan oknum PNS yang ikut dalam pekerjaan DAK dan rekanan mengakui itu, ” pungkas Badrut Tamam. SH. MH. Kajari Muna Selasa (11/4).

Dari hasil pemeriksaan tersebut, rupanya ada dugaan oknum PNS mengunakan bendera perusahan oranglain, yang hanya dipakai dan memberikan fee terhadap pemilik perusahaan.

“kemungkinan ada pihak PNS yang akan dipanggil terkait pendanaan DAK, dan rekanan mengakui kalau proyek DAK terlambat, oknum tersebut harus bertangung jawab dan semestinya bukan pekerjaanya, ” tegas Kajari Muna.

Kata Kajari, Dua rekanan yang menjalani pemeriksaan ini yakni La Bani dan Langu Berto dan ini baru dua orang untuk sementara diperiksa.

“kami terus melakukan pemeriksaan tambahan, dan tahun ini kami melakukan pembenahan kepada PNS yang coba bermain-main proyek, kami akan melakukan pembinaan, agar dalam tahun ini tidak ada lagi pegawai terlibat dalam proyek, “tegasnya

Kontributor : Bensar
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY