Kepala bidang Pendidikan anak usia dini La Sudin, S. Pd

Wakatobi, Koran Sultra – Dana Bantuan Operasional Paud (BOP) di Kabupaten Wakatobi diduga terjadi pemotongan anggaran kurang lebih 60 persen dengan alasan untuk pengadaan buku.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, La Sudin mengakui adanya pemotongan dana tersebut, ia mengatakan Dana BOP digunakan untuk pengadaan buku di CV Putri Munapa Kendari.

“Jumlah yang ditransfer sebesar Rp. 8. 819.000,” jelasnya saat awak media diruang kerjanya, Jum’at 25/08.
Ia mejelaskan, rincian pembelanjaan yang ditentukan perusahaan CV Putri Munapa yakni, pembelian buku Rp. 4.725.000, Permainan Rp. 1.216.000, DDTK Rp. 1.400.000, RPP dan CD Rp. 1.200.000 dan ADM Paud Rp. 253.000.

Dikatakannya, pemotongan dan aktifitas transfer ke rekening CV Putri Munapa Kendari untuk melakukan pemerataan pengadaan buku dan pemotongan sesuai besar anggaran yang didapat oleh Paud, ” Transferan itu ke perusahaan pengadaan buku CV Jaba Rahma, tapi penyalurnya ke CV Putri Munapa, pemotongannya kurang lebih 60 persen,” Tutupnya.

Ditempat yang berbeda, salah seorang guru Paud yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, pencairan tahap dua dana BOP dipotong, penyaluran tahun sebelumnya tidak pernah dilakukan pemotongan sepeserpun.

“ Kalaupun ada pemotongan diserahkan terlebih dahulu ke Paud untuk melakukan pembelanjaan yang sesuai kebutuhan sekolah” sesalnya saat diwawancarai.

Sesuai Peraturan menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 4 tahun 2017 tentang petunjuk teknis penggunaan Dana Alokasi Khusus non fisik, bantuan operasional penyelenggaraan pendidikan anak usia dini untuk dikelola Paud.

Kontributor : Surfianto SH
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY