Ketua DPRD Konawe, Gusli Topan Sabara didampingi Ketua Komisi I Kadek Rai Sudiani saat menerima Aspirasi para pengunjuk rasa

Unaaha, Koran Sultra – Belasan pengunjuk rasa menyambangi Gedung DPRD Kabupaten Konawe, Propinsi Sulawesi Teggara pada kamis, 13/07 kemarin.

Massa yang mengatasnamakan diri aliansi keluarga bersatu masyarakat kecamatan puriala untuk mendesak DPRD konawe dalam hal ini komisi I untuk segera menyelesaikan sengketa lahan yang sedang terjadi dikecamatan Puriala.

Persoalan tanah yang diklaim oleh sebagian ahli waris tersebut sudah pernah dibahas oleh komisi I dalam hearing pada bulan puasa kemarin akan tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan.

Olehnya para pendemo menuntut rekomendasi penyelesaian lahan mereka.

“Persoalan yang terjadi dikecamatan puriala bukan persoalan tapal batas akan tetapi itu merupakan persoalan perampasan hak kami oleh sebagian orang yang mengaku ahli waris.”tegasnya saat berorasi.

Sementara Rusdin yang merupakan salah seorang orator juga mengungkapkan tidak hanya lahan eks transmigrasi saja tetapi lahan warga lokalpun ikut diserobot.

Lanjut Rusdin,mereka juga mengkavling kantor UPTD Dinkes Konawe serta kantor pemerintahan yang ada di kecamatan puriala.

“Kita mempertanyakan bukti otentiknya mana kalau itu punya bukti dasar dan itukan tidak ada.”ungkapnya.
Sementara itu ketua DPRD Konawe , Gusli Topan Sabara serta Kadek Rai Sugiani selaku Ketua Komisi I yang menerima para demonstran berjanji akan memediasi persoalan tersebut agar warga kembali bisa mendapatkan haknya.

Kontributor : Nasruddin
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY