Nampak Johan Sendiang Kades Longgusipi Memperlihatkan surat keterangan damai antara Sudirman,Zulkasdi Dan Haslinda

Kolaka, Koran Sultra – Insiden Pemukulan terhadap salah seorang warga desa longgusipi kecamatan watubangga kabupaten kolaka yang terjadi pada selasa, 27/06/2017 beberapa pekan yang lalu terindiskasi ditenggarai oleh pihak ketiga yang sengaja untuk melakukan provokasi karena faktor pilkades yang diduga tak menerima atas kekalahannya.

Johan Sendiang Kepala Desa Longgisipi saat di konfirmasi di kediamannya menceritakan kronologis kejadian sehingga dirinya menampar warganya sendiri,” sebenarnya saya tidak memukul melainkan hanya menamparnya,jadi beda memukul dan menampar” ujarnya saat diwawancarai belum lama ini.

“ awal mulanya Sudirman (39) dan Zulkasdi berjalan entah dari mana dan berpapasan dengan Haslinda (24), namun niat apa di fikiran Sudirman langsung menarik haslinda dipinggir jalan, karena Haslinda tak menerima kelakuan kasar Sudirman dan langsung melaporkan ke pihak pemerintah desa atas kelakuan yang dia terima. Dan sebagai pemerintah desa saya langsung memanggil Sudirman dan Zulkasdi untuk dimintai keterangannya atas laporan Haslinda, sayangnya Sudirman dan Zulkasdi naik pitam dan tak mau menerima atas tuduhan yang dilaporkan Haslinda kepadanya” ucapnya

“sebelum saya memanggil Sudirman dan Zulkasdi saya undang dulu pihak kepolisian sebagai babimkamtibmas didesa ini untuk menyelesaikan persoalan laporan warga pasalnya ketiga tiganya ini adalah warga saya juga” ungkapnya.

Dilanjutkannya, namun setelah di tanyakan atas laporan haslinda, Sudirman membantah dan banyak bicara seakan akan perbuatannya tak benar dan berbalik mengajak saya untuk bertengkar, “ padahal saya memanggil untuk diselesaikan atas laporan Haslinda warga longgosipi juga. dan disitulah saya menamparnya setelah itu langsung sudirman ini mengakui atas perbuatannya terhadap haslinda, setelah diakuinya dari perbuatannya maka kami sebagai pemerintah yang didesa ini melakukan tindakan persuasif untuk dami supaya persoalan ini jangan berlarut panjang, namun kedua pihak ini sepakat untuk saling berdamai dan dibuatkanlah surat keterangan damai tertanggal 23 /06/2017 antara pihak sudirman dan Haslinda dan disaksikan juga pihak kepolisian dari polsek watubangga sebagai babimkamtibmas didesa ini” ujarnya

Namun selang beberapa hari kemudian tertanggal 27/06/2017 sudirman dan zulaksdi melaporkan saya kepihak polisi dengan laporan penganiaan terhadapnya, “ tapi saya sudah mengetahui bahwa yang melaporkan saya juga ini adalah oknum calon kepala desa yang kalah dalam pilkades beberapa waktu yang lalu, sebab kedua warga saya ini adalah tim lawan saya sewaktu pilkades beberapa waktu yang lalu, namun saya tidak gentar karena yang saya lakukan adalah kebenaran dan disertai surat keterangan damai anatara kedua pihak,jadi menurut saya sebenarnya sudah tidak ada permasalahan” tuturnya.

Dikatakannya, sebagai pemerintah didesanya Johan Sendiang akan selalu kooperatif bila mana sewaktu waktu pihak kepolisian memanggilnya atas laporan warganya.”saya sebagai pemerintah desa akan selalu koperatif bila mana pihak kepolisian memanggil saya untuk dimintai keterangan” tutur johan sendiang kepada koran sultra

Kontributor : Asri Joni
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY