Samsul (Paman IN) memperlihatkan bukti laporan polisi didampingi ayah IN, Baharuddin saat melaporkan oknum wartawan dan polisi ke Polsek Ngapa akhir pekan lalu, Sementara diduga pelaku penipuan IS pakai kos Biru dan AP istrinya.
Samsul (Paman IN) memperlihatkan bukti laporan polisi didampingi ayah IN, Baharuddin saat melaporkan oknum wartawan dan polisi ke Polsek Ngapa akhir pekan lalu, Sementara diduga pelaku penipuan IS pakai kos Biru dan AP istrinya.

Lasusua, Koran Sultra – Kejadian dugaaan penipuan oleh oknum wartawan terjadi lagi diKabupaten Kolaka Utara Sulawesi Tenggara.

Hal ini dialami Baharuddin warga Dusun 1Lokoe Desa Parutallang Kecamatan Ngapa yang diduga ditipu oknum Ketua Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Bone berinisial AP bersama Suaminya IS yang mengaku Anggota Kepolisian Kabupaten Bone Sulsel.

Menurut Baharuddin yang dijumpai dirumahnya Selasa (22/11) menjelaskan, saat itu anaknya bernama IN (15) menjadi korban pemerkosaan oleh warga sedesanya bernama Ami’ pada tanggal 1 Oktober lalu. dan dilaporkan saat itu juga kePolsek Ngapa namun jangankan ditangkap, jejak pelaku hingga saat ini juga tidak di ketahui rimbanya.

“karena pelaku belum ditangkap saya meminta tolong paman Baha yang kebetulan mengetahui kenalan salah seorang yang mengaku wartawati untuk menyelesaikan persoalan ini,” katanya

Pamannya Baha setelah komunikasi kepada AP yang mengaku Ketua PWRI Bone yang baru sebulan dilantik menyanggupi bisa menyelesaikan persoalan ini dengan syarat meminta dana perjalanan bersama lima anggotanya ke Kolut sebesar RP. 10 juta. Setelah berunding saya hanya memiliki uang Rp. 5 juta dan dikirim ke rekening AP. katanya

“Dua hari kemudian mereka ke Kolut namun, AP yang mengaku Ketua PWRI Bone dan wartawati merangkap Pimpred Media Warta Jurnalis Independen Bersama (Wajib) hanya membawa anggotanya dua orang dan Suaminya IS,” ungkap Baharuddin.

Mereka janji tidak tinggalkan Kolut sebelum Ami’ ditangkap dan saya antar ke penginapan,
Namun, dua hari kemudian AP dan IS sudah tidak ada di penginapan dan saat dihubungi via selular mengutarakan sedang di Kendari menghadiri pertemuan dan selanjutnya tidak bisa dihubungi lagi. Berhari-hari menananti harapan Baharuddin pun pupus. Ia sadar dan merasa sudah tertipu lalu melaporkan AP dan IS ke Polsek Ngapa.

Kapolsek Ngapa, IPTU Izak Junaedi saat dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut yang masuk di meja kerjanya. Pihaknya akan memanggil ulang pelapor guna mendengar penjelasan lebih detail ke aparat beserta pemeriksaan para saksi. Sementara itu terlapor AP dan IS Cs akan melakukan Klarifikasi atas tuduhan Penipuan, itu disampaikan Babinsa Desa Perutallang Brigadir Seba.

“IS ini mengaku anggota Kepolisian Kabupaten Bone Sulsel kepada Baharuddin, Saya belum bisa pastikan apa besok atau lusa terlapor akan datang karena dia di Bone. Ungkap Izak satu Balok dipundak ini.

Kontributor : Israil Yanas
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY