Korban Isrofil (48) saat di antar ke Rumah sakit Djafar Harun untuk dilakukan Otovsi, Kamis (30/03/2017) Foto: Israil Yanas
Korban Isrofil (48) saat di antar ke Rumah sakit Djafar Harun untuk dilakukan Otovsi, Kamis (30/03/2017) Foto: Israil Yanas

LASUSUA, KORAN SULTRA– Salah seorang petani asal Kolaka Utara (Kolut), ditemukan tewas mengenaskan di hutan, Kamis (30/3/2017). Isrofil (48) adalah warga asal Dusun Pangempang, Desa Patowonua, Kecamatan Lasusua, Kolut, ditemukan dalam kondisi melepuh pada bagian tubuhnya akibat terbakar, saat sedang menebang kayu dihutan menggunakan senso atau pemotong kayu. Tewasnya Isrofil, diduga akibat tersambar petir dan tertimpa kayu Digunung Tojabi.

Kasat Reskrim Polres Kolut Iptu Indah Puspasari, mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum dapat menyimpulkan, apakah korban meninggal karena tersambar petir, atau bagaimana. Sebab, belum ada hasil Visum.

”Korban ditemuka dalam kondisi tertimpa kayu, dan kondisi korban saat ditemukan terbakar pada bagian tangan, dadanya melepuh, luka sobek dikepala sepanjang tiga centi meter (cm), paha satu cm serta dihidungnya mengeluarkan darah,” jelas Indah.

Dari keterangan istri korban, kata Kasat Reskrim ini, Isrofil meninggalkan rumah pada, Rabu (29/03) pukul 19.00 wita pagi, dengan membawa senso. Korban beralasan hendak pergi ke kebun miliknya, dengan mengemudi motor merek Yamaha Vega yang diparkir di rumah warga dusun setempat.

”Karena suaminya belum pulang, Istri korban datang pukul 19.00 Wita bertanya ke warga dusun, dan dijawab warga jika suaminya itu belum pulang ke rumah,” tuturnya.

Karena belum pulang, lanjut Indah Wargapun bergerak untuk melakukan pecarian antaranya Karno, Baso, Rusli, Irfan dan Andi, dengan membawa senter dan sembila parang karena sudah malam. ”Setelah dua jam pencarian korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan tertimpa batang pohon,” ujarnya.

Kesulitan mengangkut korban, tim pencari akhirnya pulang ke rumah korban, dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Kepolisian bersama 15 petugas BPBD Kolut dan masyarakat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Saat evakuasi tim agak kesulitan karena korban tertimpa kayu sehingga kayu harus dipotong dulu. Jenazah korban dipikul dengan cara ditandu.

”Korban tiba dirumah sakit Djafar Harun lasusua pukul 22.00 wita untuk divisum,” katanya.

Kontributor : Israil Yanas
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY