Kepala Dians Pendidikan dan Kebudayaan Muna La Ege SH, perlihatkan uang di kardus, hasil pungutan liar (pungli) pada pengesahan ijaza dan pengesahakan Surat Keputusan (SK) honorer, yang dilakukan oleh dua oknum staf diknas Senin (3/4). Foto: Bensar
Kepala Dians Pendidikan dan Kebudayaan Muna La Ege SH, perlihatkan uang di kardus, hasil pungutan liar (pungli) pada pengesahan ijaza dan pengesahakan Surat Keputusan (SK) honorer, yang dilakukan oleh dua oknum staf diknas Senin (3/4). Foto: Bensar

RAHA, KORAN SULTRA– Kepala Dians Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas PK) Muna perlihatkan uang satu kardus, hasil pungutan liar (pungli) pada pengesahan ijaza dan pengesahakan Surat Keputusan (SK) honorer, yang dilakukan oleh dua oknum staf diknas.

Isi didalam kardus itu, uang pecahan paling renda mulai Rp 50 ribu rupiah, hingga senilai Rp 50 ribu. “Uang ini kami belum hitung berapa jumlahnya sebab, kita masi menunggu kedatangan Bupati, yang saat ini masih berada diluar daerah,” kata Kadis PK La Ege SH, Senin (3/4).

Uang yang disimpan dalam kardus itu, merupakan hasil tangkapan langsung Kadis PK Muna. Seperti yang sebelumnya dikabarkan jika Kadis PK telah menemukan uang sebanyak satu kardus di dinas PK, namun setelah diperlihatkan, dana tersebut tidak mencapai satu kardus.

“Bagi yang ingin mengambil uang ini, kami akan berikan kepada pemiliknya. Tapi dangan catatan, harus ada surat pernyataan,” katnya.

Sebelumnya kepala dinas melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap dua staf diknas yakni inisial SL dan LA akan diberikan sangsi berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 35 tahun 2010 tentang kedisiplinan pegawai.

“Kedua staf ini kami sudah berikan sangsi mutasi, menjadi staf di SMP1 Raha dan SMP1 Lasalepa,” katanya.

Berita Terkait : Uang Hasil Pungli satu Kardus, Bupati Muna Malah Kaget

Kontributor : Bensar
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY