Salah satu pegawai Grapari Telkomsel Kendari menerima aduan dari pihak konsumen (Foto/Istimewa)

KENDARI, KORANSULTRA.COM – Sikap salah seorang pegawai Grapari Telkomel sungguh disayangkan. Bagaimana tidak, beberapa waktu lalu sejumlah wartawan melakukan peliputan mengenai keluhan yang dilakukan oleh konsumen Telkomsel, terkesan profesi jurnalis dilecehkan.

Disaat melakukan wawancara disertai dengan rekaman, pegawai Grapari tersebut mematikannya hingga mengamankan Handphone milik wartawan.

Mengenai kejadiam tersebut, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Kendari menyesalkan tindakan tersebut.

Menurut Koordinator Bidang Hubungan Antar Organisasi DPD JOIN Kendari, Wayan seharusnya tindakan tersebut tidak boleh terjadi. Bahkan yang dilakukan oleh pegawai Grapari tersebut terkesan menghalang – halangi kerja jurnalistik dalam memperoleh informasi.

“Grafari Telkomsel Kendari seharusnya memahami kerja jurnalis serta secara kelembagaan dapat kooperatif dan menyampaikan permintaan maaf kepada sejumlah wartawan yang merasa dirugikan,” kata Wayan saat ditemui disalah satu Kedai Kopi di MTQ, Kamis (30/11/17) malam.

Hal itu berawal ketika beberapa jurnalis online, cetak dan televisi hendak meliput pengaduan salah satu customer di Kantor Grafari Telkomsel.

Beberapa wartawan mendapat perlakuan buruk, sebut saja Ilham (wartawan salah satu media online) yang diambil HPnya saat merekam aduan customer tersebut. Tidak hanya itu, Id Card Ilham juga turut dipegang dengan sifat memaksa. Belum lagi dibentak dihadapan sejumlah customer lainnya.

Kontributor : Dadang Purnoto

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY