Lasusua, Koran Sultra – Insiden dugaan penganiayaan hingga berujung pengeroyokan yang dilakukan keluarga pasien terhadap dokter yang sedang menjakankan tugasnya terjadi di Kabupaten Kolaka Utara,Sulawesi Tenggara.

Dugaan Penganiayaan dan pengeroyokan terjadi dirumah sakit BLUD Djafar Harun Lasusua sekitar pukul 22.00 wita. Rabu (15/11/2017) malam, yang dilakukan keluarga pasien, Fuad warga Desa Patowonua terhadap Dokter Giovanny Sigading (35) warga Desa Tojabi Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) kini berbuntut keranah hukum.

Kasat reskrim Kolut, AKP Muhammad Salman melalui HPnya membenarkan adanya laporan penganiayaan terhadap Dokter dengan nomor laporan. Pol: LP / 135 / XI / 2017 / Sultra / Res.Kolut.

“Dokter Giovanny sudah memberikan keterangan dan sementara penyelidikan lebih lanjut akan dimintai keterangan para saksi,” ungkapnya

Penganiayaan terjadi saat Keluarga pasien berkumpul di RS menemui dr Giovanny, kemungkinan karena emosi salah satu keluarga pasien langsung melayangkan pukulan namun langsung ditepis korban. Sontak keluarga pasien lainnya langsung mengeroyok. jelasnya

“Korban lecet di punggung belakang dan jari tangan, luka lebam di telinga sebelah kanan bagian belakang serta luka pada punggung disertai nyeri pada kepala bagian belakang,” ungkap Salman.

Motif Fuad menghajar sang dr diduga merasa tersinggung bercampur kesal karena ucapan sang dr yang dilontarkan dianggap tidak senonoh kepada pasien (keluarga Fuad) yang tidak disebutkan namanya saat hendak ditangani Giovanny. ungkapnya

“Fuad yang diberitahu persoalan itu naik pitam dan menemui salah satu perawat menanyakan sang dokter, karena diduga hina keluarganya yang sakit” ujarnya.

Polisi masih melakukan Penyelidikan bersama keterangan dari saksi-saksi.Pelaku terancam pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, dengan ancaman 5 tahun penjara.

KONTRIBUTOR : ISRAIL YANAS

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY