Perumahan guru tidak layak huni di SD Negeri I Lametuna, Kecamtan Kodeoha. Foto Fyan

LASUSUA, KORAN SULTRA.COM– Dewan Perwakilan Daerah(DPRD) kabupaten Kolaka Utara (Kolut), tinjau perumahan guru tidak layak huni di SD Negeri I Lametuna, Kecamtan Kodeoha. Peninjaun ini berdasarkan adanya keluhan guru di Sekolah tersebut.

Ketua Komisi I DPRD Kolut, Ansar Ahosa, mengatakan setelah mengetahui adanya laporan yang beredar di media tentang perumahan yang tidak layak huni, pihaknya langsung mengambil sikap untuk meninjau langsung perumahan guru tersebut yang berada di Desa Lametuna.

“Setelah kami tinjau, ternyata perumahan tersebut memang sudah tidak layak huni,” terang Ansar Ahosa, Selasa (25/7).

Menurut Politisi Partai Amanat Nasional itu, kondisi perumahan guru tersebut memang sudah tidak layak untuk ditinggali. Sebab, hampir semua dinding perumahan tersebut sudah lapuk akibat dimakan rayap.

“Perumahan tersebut harus mendapat perbaikan. Saya akan mengusulkan untuk dibangunkan perumahan baru,” jelasnya.

Pihaknya berjanji akan terus berupaya agar perumahan guru yang dimaksud agar mendapat perhatian dari pemerintah.

“Insya Allah dalam waktu dekat kami akan bertemu dengan Kepala Sekolahnya, kami belum sempat ketemu karena waktu kami tinjau Kepala Sekolahnya sedang tidak berada di tempat,” ucapdia.

Kepala SD Negeri I Lametuna Hj. Mulhaeri S Pd, menuturkan perumahan itu belum pernah mendapat sentuhan dari pemerintah sejak dibangun sekira medio 80an.

”Fasilitas perumahan guru dimaksud sangat diperlukan. Mengingat beberapa tenaga guru yang mengajar di SDN I Lametuna bukan penduduk desa setempat, sehingga mereka harus menempati perumahan guru tersebut,” jelasnya.

Kontributor : Fyan
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY