Data Izin Kerja Kedua Dive Master yang dijetahui Warga Negara Asing(WNA) Asal Spanyol. Dua orang dive guide (pemandu selam) PT Wakatobi Dive Resort dinyatakan hilang saat menyelam di sekitaran lampu mercusuar Karang Kapota, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan (Wangsel), Jumat (12/5/2017). (Foto Surfianto)

WANGI-WANGI, KORAN SULTRA– Dua orang dive guide (pemandu selam) PT Wakatobi Dive Resort dinyatakan hilang saat menyelam di sekitaran lampu mercusuar Karang Kapota, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan (Wangsel), Jumat (12/5/2017).

Diketahui kedua dive master tersebut berkewarganegaraan Spanyol masing-masing Judith Terol Oto, wanita (47) dan Ramon Crivilles Malero, pria (49). Keduanya bekerja di PT Wakatobi Dive Resort sejak November 2016 lalu.

Kejadian itu bermula sekitar pukul 07.00 Wita pagi tadi. Kedua dive master meminta izin menyelam selama 49 menit saja kepada kapten kapal Pelagian milik PT Wakatobi Dive Resort untuk turun diving di sekitaran lampu mercusuar Karang Kapota, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan (Wangsel).

Tim sar sesaat sebelum melakukan pencarian Dua Orang Dive Master Karyawan Wakatobi Dive Resort

Namun setelah lewat dari waktu yang diberikan, kedua dive master tersebut belum juga muncul ke permukaan. Kedua dive master tersebut diketahui menggunakan perlengkapan diving lengkap dengan tabung yang hanya bisa bertahan selama 45 menit. Apalagi kondisi air laut di sekitar Karang Kapota dalam keadaan ombak besar dan arus bawah lautnya sangat kencang.

Kepala Pos Search And Rescue (SAR) Wakatobi Reppind menjelaskan bahwa saat ini tim pencari sedang melakukan pencarian.

“Kami terima tadi laporannya pada pukul 11.40 Wita melalui kapten kapal Pelagian dan tim pencari telah kami kerahkan dengan menggunakan rigid inflatable boat (RIB) sebanyak 5 orang sudah termasuk motoris untuk melakukan pencarian kedua warga negara asing (WNA) tersebut di sekitar tempat kejadian musibah di Karang Kapota. Namun sayang sampai saat ini masih belum ditemukan,” terangnya.

Kontributor : Surfianto
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY