Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kolaka.Abdul Salam.SH

Kolaka, Koran Sultra – Sidang Pra peradilan atas penetapan tersangka Adi Hidayat terkait kasus penyalah gunaan dan Rp.1,3 mliyar (JAMREK) Jaminan Reklamsi PT.Tamban Rejek Kolaka (TRK) Kolaka tahun 2012 yang lalu, resmi ditolak.

Kepala Kejaksaan Negeri Kolaka (Kajari) melalui Kasi Pidsus kejaksaan kolaka Abdul Salam SH, mengatakan, berdasarkan putusan hakim pra peradilan pengadilan Negeri kolaka menolak seleruhnya gugatan tersangka yaitu Adi Hidayat ST, “ dan telah membuktikan bahwa bukti yang dipegang dan diperoleh oleh penyidik pihak kejaksaan negeri kolaka serta telah memenuhi ketentuan dalam KUHP Pasal 184 ayat 1.sesuai undang undang yang berlaku tentang penyalah gunaan dan korupsi” katanya.

Abdul Salam Menambahkan,semua dokumen yang dimiliki tidak sesuai menurut hukum dan terutama tersangka Najamuddin SE, dan Haji Abdullah yang sekarang sudah lebih dahulu dilimpahkan dan sementara dalam proses persidangan pada pengdilan TIPIKOR Kendari.” adapun untuk pemanggilan Najamuddin SE nanti sebanyak tiga kali namun tidak hadir dan tidak mengindahkan panggilan tersebut maka pihak kejaksaan akan melakukan jemput paksa” katanya.

“ dan kalaupun Najamuddin SE meninggalkan wilayah kabupaten kolaka nantinya pihak kami akan melakukan upaya pencarian dan termasuk (DPO), Dan kami menghimbau agar Najamuddin SE menyerahkan diri secara baik baik sebelum pihak hukum melakukan tindakan upaya paksa guna mengahadapi proses hukum dalam pertanggungan jawaban sesuai hukum atas perbuatanya” katanya (AJ)

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY