Unaaha, Koran Sultra – Banyaknya jumlah guru penerima honor daerah yang mencairkan dana di Bank BPD membuat pihak Bank melakukan pembatasan pelayanan Transaksi pembayaran untuk guru honorer daerah hingga 100 orang perhari, hal tersebut diungkapkan kepala BPD Konawe Jasmin kasim saat ditemui di ruang kerjanya senin. 3/7.

Menurutnya seharusnya dalam hal penanganan pembayaran honor guru, pemda bersinergi dengan BPD mengingat dana-dana yang melalui daerah tersimpan di bank BPD sehingga untuk melakukan transfer ke rekening penerima akan lebih mudah. Katanya

Dirinya juga mengatakan bahwa mengingat para guru honorer sebagian besar memiliki rekening diluar bank BPD sehingga pihak BPD mengalami kesulitan melakukan transaksi karena transaksi kliring hanya bisa dilakukan hingga jam 15.00. Dan di bank yang dituju tidak ada rekening khusus dari pihak dinas yang bersangkutan. Katanya lagi

Sesuai hasil pertemuan beberapa waktu lalu dengan pihak dinas pendidikan maka dirinya mengambil inisiatif untuk mengambil alih dengan melakukan pembukaan rekening bagi guru honorer dengan sifat terbatas yang setiap hari akan dilayani hingga 100 orang. Tambahnya

Lebih jauh dijelaskan bahwa Ini mungkin karena adanya kesalahan teknis di dinas pendidikan yang seharusnya para guru honorer diarahkan untuk membuka rekenig di BPD sehingga prosesnya lebih cepat.
Dirinya berharap kedepan pihak dinas pendidikan dan pemda dapat bersinergi dengan pihak BPD agar transaksi dana dana honorer daerah dapat diarahkan untuk buka rekening di BPD agar prosesnya mudah dan cepat. Harapnya.

Editor: Rahmat
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY