Pelaksanaan pembekalan PPK dan PPS se Kota Bau – Bau dalam tata cara vertual dukungan perorangan (Foto/ PPID KPU Sultra)

Kendari, Koran Sultra – Pemilihan Wali Kota Bau – bau sebentar lagi akan dilaksanakan. Olehnya itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan pembekalan pada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se Kota Bau – bau.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Selasa, 5 Desember 2017 dimulai jam 09.30 wita yang dibuka langsung oleh Ketua KPU Kota Baubau Dian Anggraini, Kegiatan bimbingan teknis turut dihadiri oleh anggota dan Sekretaris KPU Kota Baubau.

Dalam sambutannya, Dian Anggraini menekankan tujuan diadakannya kegiatan bimbingan teknis kepada PPK dan PPS Se Kota Baubau agar penyelenggara di tingkat PPK dan PPS dalam wilayah Kota Baubau mempunyai pemahaman tentang prosedur dalam pelaksanaan verifikasi faktual dukungan bakal calon perseorangan.

Ada 2 bakal calon perseorangan yang dukungannya akan di verifikasi faktual oleh Panitia Pemungutan Suara yang tersebar di seluruh wilayah Kota Baubau yang pelaksanaannya akan dimulai tanggal 12 s/d 25 desember 2017 nanti.

KPU Kota Baubau sangat mengharapkan agar PPK dan PPS dalam menjalankan tugas harus menjunjung tinggi asas penyelenggara pemilu antara lain jujur, teliti, tertib serta menjunjung tinggi profesionalitas.
Dalam melaksanakan verifikasi faktual, betul-betul memahami kriteria tidak memenuhi syarat atau memenuhi syaratnya sebuah dukungan sehingga dipastikan pemberian keterangan memenuhi syarat atau tidak memenuhi syaratnya suatu dukungan sudah sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, tutup Dian Anggraini.
Iwan Rompo selaku Koordinator Divisi Teknis KPU Provinsi Sulawesi Tenggara yang hadir sebagai pemateri dalam kegiatan bimbingan teknis yang dilaksanakan oleh KPU Kota Baubau mengatakan menjadi penyelengggara pemilu harus memiliki komitmen.

Komitmen itu menyangkut pemahaman terhadap regulasi, koordinasi dengan atasan, menjaga netralitas.
Beban sebagai penyelenggara di Kota Baubau sangat berat karena melaksanakan pemilihan Walikota, Pemilihan Gubernur, Pemilihan Presiden sekaligus pemilihan legislatif.

Lebih lanjut dikatakan Iwan Rompo bahwa penyelenggara di Kota Baubau harus mampu menunjukkan kepada masyarakat bahwa pelaksanaan pemilihan di Baubau, aman, nyaman dan beradab.
Beban sejarah Kota Baubau sangat berat karena sebagai cikal bakal lahirnya provinsi Sulawesi Tenggara, tutur Iwan Rompo.

Iwan Rompo menambahkan bahwa Verifikasi faktual yakni mendatangi masyarakat yang memberikan dukungan kepada bakal pasangan calon perseorangan sesuai alamat pendukung untuk menanyakan keabsahan dukungannya, katanya.
“ Mendatangi rumah orang untuk mencocokan nama, alamat pendukung dan dukungannya kepada bakal paslon” tuturnya.

Pendalaman materi verifikasi faktual dukungan bakal calon perseorangan dalam pemilihan tahun 2018 dilanjutkan oleh La Ode Ijidman selaku koordinator divisi teknis KPU Kota Baubau. Kegiatan bimbingan teknis dipandu oleh anggota KPU Kota Baubau Mamnun Laidu yang berakhir pada pukul 16.30 wita.

Kontributor : Dadang
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY