Penyerahan Berkas Hasmito Dachlan Sebagai Balon Bupati Kolaka ke DPW Partai Nasdem Sultra

Kolaka, Koran Sultra – Kepala Dinas Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan (Kadis PA dan PP) Kolaka Hasmito Dachlan, resmi mendaftarkan diri di Partai Nasional Demokrat (Nasdem) sebagai bakal calon (Balon) Bupati Kolaka periode 2019-2024

Pendaftaran Hasmito dilakukan di kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sultra yang diwakilkan oleh Tim pemenangannya Minggu kemarin (09/07/2017)

Tim pemenangan Hasmito, Marsidin mengatakan partai Nasdem merupakan partai yang betul-betul melakukan penjaringan berdasarkan elektabilitas calon yang akan diusung, sehingga Balon Bupati Kolaka Hasmito tertarik untuk mendaftarkan diri. Apalagi saat ini nilai elektabilitas Pangeran Mekongga terus naik. Inilah yang menjadikan modal utama untuk bisa mendapatkan parati Nasdem ” Kita harapkan Partai Nasdem bisa memilih Hasmito sebagai Figur yang akan diusung pada Pilkada Kolaka nanti ” katanya

Selain partai Nasdem kata Putra Tikonu ini, pihaknya juga telah melakukan pendaftaran di beberapa partai ” Kita juga sudah daftar di Partai Gerindra, partai PPP, dan partai PKB dan kami optimis pak Hasmito bisa mendapatkannya ” katanya

Sementara itu, ketua Bapilu DPW Nasedem Sultra Amir Faisal, mengatakan saat ini balon bupati Kolaka yang resmi mendaftarkan diri ke Nasdem yakni Ahmad Safei yang merupakan calon incumbent dan Asmani Arif, Hasmito Dachlan, dan Amir Sahaka, sementara untuk balon wakil bupati hanya satu kandidat saja yaitu Muh. Jayadin
Untuk pendaftaran dan penyaringan bakal calon akan resmi ditutup di tingkat DPW NasDem, Senin (10/7/2017)

Dalam waktu dekat ini DPW akan menggelar pleno penetapan bakal calon pada 4 daerah yang ikut Pilkada serentak 2018 di Sultra, yakni Kolaka, Konawe, Bau -Bau dan Pigub Sultra.

“Hasil pleno diserahkan ke DPP NasDem untuk selanjutnya akan dilakukan survey sebagai mekanisme untuk menentukan usungan. Ketentuannya, siapa calon yang memiliki hasil popolaritas, kesukaan dan elektabilitas yang tinggi, itulah yang direkomendasikan untuk diusung. Jadi tudak ada istilah mahar politik,” katanya

Kontributor : A.Hendra
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY