Banjir yang terjadi di Desa Keisio, Kecamatan lalolae Foto: Dekri

TIRAWUTA, KORAN SULTRA– Hujan lebat yang melanda Kolaka Timur selama dua jam, Minggu (28/5/2017) siang hari. Mengakibatkan sejumlah rumah dan ruas jalan di Desa Keisio, Kecamatan Lalolae, Kolaka Timur, Sultra, digenangi air setinggi 75 cm.

Dari keterangan sejumlah warga, air keruh tersebut berasal dari sungai Pundiku, yang ada di pegunungan Desa Keisio. Air tersebut meluap di drenase yang dibuat pemerintah melalui anggaran PNPM tahun 2013 lalu.

“Debit air dari sungai tersebut besar, sedangkan jalur yang air lewati hanya drenase kecil seluas 40 cm,” kata Ahmad warga setempat.

Sehingga kata Ahmad, air tersebut meluap hingga kepemukiman warga.

Kepala Desa Keisio Wahid, menyebutkan setidaknya ada empat rumah warga yang digenangi air setinggi 75 cm.

Banjir yang terjadi di Desa Keisio, Kecamatan lalolae Foto: Dekri

“Air langsung meluap ke rumah warga. Sebab, debit air dari sungai tersebut lumayan besar,” katanya.

Sebelum masuk ke kediaman warga, kata Wahid, air tersebut melintasi jalan poros provinsi selama beberapa jam.

Kata Wahid, air tersebut selalu meluap setiap musim penghujan tiba. Hal itu diakibatkan drenase dan deker di desa itu sangat sempit, yang tidak sesuai dengan debit air.

“Drenase nya hanya 40 cm, itupun sudah mulai retak akibat air deras yang selalu melintas ketika musim penghujan,” ujarnya.

Dikatakannya, pihaknya seringkali mengusulkan untuk diperbaiki dan diperluas drenase tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada titik terang dari pemerintah.

“Seingkali saya angkat persoalan ini saat musrembang. Agar secepatnya diperbaiki. Tapi, hingga saat ini pihak terkait tak kunjung memperbaikinya,” ungkapnya.

Air meluap hingga ke jalan poros Provinsi Foto: Dekri

Warga bisa aman kata Wahid, jika drenase tersebut diperbaiki. “Setidaknya diperluas dua meter setengah, kemudian ditambah dalamnya satu stengah meter,” katanya.

Kerugian warga atas kejadian tersebut kata Wahid, ditapsir sekitar puluhan juta rupiah.

“Semoga pemerintah bisa memperbaiki. Supaya rumah warga tidak digenangi air saat musim penghujan,” harapnya.

Kontributor : Dekri
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY