Andi Hendra, Jurnalis Koran Sultra saat mewawancarai salah seorang warga Ulunggolaka soal Awal Mula Penemuan lokasi Tambang emas.
Andi Hendra, Jurnalis Koran Sultra saat mewawancarai salah seorang warga Ulunggolaka soal Awal Mula Penemuan lokasi Tambang emas.

Kolaka, Koran Sultra – Heboh atas penemuan emas di Kelurahan Ulunggolaka Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka Propinsi sulawesi tenggara kini sudah menjadi kabar santer di Daerah ini.
Ratusan warga sudah berbondong – bondong mendatangi lokasi ini untuk mendulang rejeki.
Bahkan kabarnya, para pendulang bisa meraup rejeki ditempat ini sampai 50 hingga 70 gram emas perharinya.

Siapa sangka, dibalik penemuan Lokasi Penambangan emas di areal permandian ini ada sosok Pria yang biasa disapa “Baba”.

Baba, pria yang kesehariannya ini berprofesi sebagai penebang kayu (tukang senso) menemukan lokasi penambangan ini sekitar sebulan yang lalu.

Penemuan itu saat itu dia sedang menebang kayu di sekitar area permandian air panas tersebut, sebagaimana penuturan salah seorang Warga Ulunggolaka saat di temui Sabtu (22/4).

Saat itu, kisahnya. Baba yang juga warga setempat tengah menebang pohon (menyenso) pada bulan 3 lalu disekitar areal permandian air panas, saat tengah hari sekitar pukul setengah dua siang Baba yang ditemani anaknya beristirahat untuk makan siang, kata Endang pada koran sultra.

“ setelah mereka selesai makan siang, Baba mencuci piring di di area sungai, Kemudia iseng – iseng Baba mengambil pasir dengan piring dan mendulangnya, dia (baba) langsung kaget karena hasil dulangannya terdapat emas didalamnnya” sambung endang mengisahkan.

Waktu terus berjalan, tanpa ada warga yang mengetetahuinya, namun kata endang saat itu memasuki Awal Bulan 4 Boy tetangga Baba yang melihat gerak – gerik Baba setiap Malam Menuju Ke sungai mulai menaru curiga ” kenapa ya baba tiap malam menuju ke sungai dan kadang bermalam, dan hal itu di ceritakan kesebagian warga” kata endang menceritakan hal ihwal penemuan emas yang menghebohkan ini.

Setelah di telusuri dan di tanya, ternyata Baba tidak berbohong dan mengakui jika dirinya setiap malam ke sungai untuk mendulang dan sudah beberapa kali melakukan penjualan, untuk itu beberapa warga ikut mendulang, “ namun belum ada yang berani bermalam di sebabkan tempat di lokasi emas menurut Baba banyak penghuninya” tutur endang

Lanjut endang namun ada warga setempat sebut saja Rudi memberanikan diri untuk bermalam dengan memanggil keluarganya untuk menemaninya, hari berganti hari dan setiap hari lokasi penemuan emas di padati warga setempat untuk mendulang” memang saat itu belum gempar dan belum ada orang dari luar yang datang di karenakan belum ada warga yang berhasil mendapatkan banyak, hanya sekitar 1 gram hingga 2,5 gram,” katanya.

Tapi kini sudah banyak yang tau jadi warga dari luar daerah sudah ratusan ayng berbondong – bondong kelokasi pendulangan emas. Ujarnya

Kontributor : Andi Hendra
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY