Kepala Sekolah TK Kuncup Pembina, Retna Rachman Foto: Hamdan

KOLAKA, KORAN SULTRA– Kepala Sekolah Taman Kanak kanak (TK) Negeri Pembina angkat bicara menanggapi beberapa isu mencuat mengenai Mark Up pembayaran yang diterapkan oleh Sekolah PAUD TK Pembina di Kelurahan Lalombaa, Kecamatan Kolaka, yang diwajibkan pada tiap-tiap murid, Senin (08/5).

Kepala Sekolah TK Kuncup Pembina, Retna Rachman, mengatakan, penerapan syarat-syarat pendaftaran peserta didik PAUD tersebut sudah sesuai dengan aturan yang telah kami terapkan, hal itu juga berdasarkan hasil sosialisasi bersama dengan orang tua murid.

Sebab kata dia, TK Pembina ini sangat minim anggaran, data siswa yang jumlahnya kurang lebih 200 siswa ternyata belum mampu diakomodir oleh Diknas secara keseluruhan.

”Misalnya penyediaan buku raport, buku paket, dan beberapa perlengkapan lainnya,” katanya saat dikonfirmasi selasa lalu di ruang kerjanya.

Kata dia, TK untuk di Kabupaten Kolaka, khususnya TK Pembina tidak memiliki dana rutin. ”Sehingga kami memungut pada orang tua siswa, supaya dapat mengembangkan TK pembina ini,” jelasnya.

Dirinya juga membenarkan adanya isu tersebut, namun hal itu telah ia jelaskan secara detil, apa dan bagaimana hal itu ia terapkan, dirinya pun siap untuk mempertanggung jawabkan.

Kontributor : Hamdan
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY