Logo IWO Ikatan Wartawan Online

KENDARI, KORANSULTRA.COM – Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengecam tindakan kearogansian sopir Bupati Kolaka Timur (Koltim) yang mengintimidasi seorang wartawan corongsultra.com, Abdul Muis, saat hendak menjalankan tugasnya melakukan peliputan sidang Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terhadap Bupati Kolaka Timur Tony Herbiansya, Kamis (12/10/2017) kemarin, di Kantor Gubernur Sultra.

Ketua IWO Sultra Mas Jaya, melalui
Sekertaris IWO Sultra Azwirman, mengatakan kearogansian sopir bupati Kolaka Timur Inisial EW telah melanggar kebebasan pers.

“Dalam menjalankan tugas Pers dilindungi UU Pers No 40 tahun 1999,” kata Azwirman, Jumat (13/10/2017).

Azwirman, juga menjelaskan dalam UU Pers pasal 18 dikatakan setiap orang yang melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang dapat menghambat atau menghalangi ketentuan pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 terkait penghalang-halangan upaya media untuk mencari dan mengolah informasi, dapat dipidana dalam pidana kurungan penjara selama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta.

“Ketentuannya jelas dalam undang-undang pers.
Di pasal 4 dijamin kemerdekaan pers, dan pers nasional memiliki hak mencari, memperoleh dan menyebar luaskan gagasan dan informasi,” tegas pria yang di sapa Awi ini.

Sementara itu, kabid Hukum dan Advokasi Sukardi M, menambahkan, dalam UU Pers Pasal 3 Ayat 1 UU menyatakan bahwa pers nasional
mempunyai fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial.

Atas dasar itu, IWO Sultra meminta kepada aparat penegak hukum agar dapat menindak tindakan arogansi sopir Bupati Kolaka Timur yang dengan sengaja menghalang-halangi
tugas seorang wartawan ketika hendak melakukan tugas peliputan.

“Hentikan upaya untuk menghalang-halangi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya, sejauh itu tidak melanggar kode etik, IWO Sultra mengecam tindakan intimidasi oknum sopir Bupati Koltim tersebut dengan bahasa verbal.

Sikap arogan tersebut
sangat tidak relevan dengan atasannya yang sebagai pejabat publik dan juga sahabat insan media, dan IWO Sultra meminta agar oknum sopir tersebut segera memberi penjelasan dan meminta maaf atas sikap arogansinnya itu.

“Jika ini tidak diindahkan, maka
IWO Sultra siap mengawal permasalahan tersebut sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.,” ujarnya.

Kontributor : Liya Puspita

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY