Andoolo, Koran Sultra – Hujan semalam yang mengguyur wilayah kabupaten konawe selatan (konsel), khususnya di desa andoolo kecamatan andoolo menyebabkan jembatan anggotawe nyaris putus akibat dari melubernya kali anggotawe yang terhubung dengan kali andoolo (roraya).

Akibatnya puluhan kendaraan yang menghubungkan kecamatan Andoolo-Tinanggea lumpuh total selama 5 jam.
Darwis (35) seorang sopir truck yang hendak melakukan kepergian ke arah Bombana harus menunggu hingga 5 jam lamanya untuk dapat melintas di atas jembatan yang terendam air hingga bahu orang dewasa.

” saya dari kendari mau ke bombana, pas mau melintas di jalan sini sudah tidak bisa karena air sudah tinggi dengan arus yang deras,” ungkap Darwis, selasa (20/17).

Hal serupa di ungkapkan riri (30) seorang pegawai pemda konsel yang tengah melintas di jalan poros andoolo harus rela antrian menunggu surutnya air di atas jembatan.

” saya mau ke Tinanggea pak ada urusan keluarga, tapi saal lewat sini katanya tidak bisa melintas karena jembatanya banjir,” ucapnya.

Di tempat yang samah Kepala Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Ir Armansyah mengatakan, BPBD saat ini terlebih dahulu tengah fokus melakukan pendataan kepada warga-warga yang terkena dampak banjir, karena ini merupakan hal yang paling Urjen untuk mengetahui jumlah masyarakat yang akan di berikan bantuan nantinya
” saat ini kita fokus dulu mengurus warga-warga kita yang terkena banjir, sedangkan untuk jembatan yang tidak dapat di lintasi sementara agar para pengendara tetap bersabar dulu sambil kita menunggu airnya surut,” ujarnya.

Kontributor : Kasran
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY