Ir. H. Burhan, M.Si, kepala Dinas Perizinan Terpadu satu pintu dan penanaman modal Konawe
Ir. H. Burhan, M.Si, kepala Dinas Perizinan Terpadu satu pintu dan penanaman modal Konawe

Unaaha, Koran sultra – Aksi demo yang dilakukan oleh sejumlah elemen mahasiswa yang dilakukan beberapa waktu lalu di kantor perizinan Konawe ditanggapi serius oleh Kepala Badan Perizinan Kabupaten Konawe, hal ini diungkapkan saat ditemui diruang kerjanya pada Rabu 22/03.

Ir. H. Burhan, M.Si selaku kepala Dinas Perizinan Terpadu satu pintu dan penanaman modal Konawe membeberkan kekurangan terkait masalah Izin PT Butonas “Kami dari perizinan memberikan penjelasan antara lain bahwa kekurangan Izin PT Butonas Itu memang masih banyak izin yang belum dimiliki antara lain izin usaha industry pengolahan tambang utamanya aspal, itu belum ada” katanya.

Menurut, Burhan kegiatan PT Butonas yang terletak di Kecamatan Abeli Sawah jika ditinjau berdasarkan Perda Tahun 2013 tentang tata ruang diketahui bahwa wilayah Kecamatan Abeli Sawah itu merupakan wilayah untuk industry rumah tangga “ disana diperuntukkan industry rumah tangga” Tegasnya
Lebih jauh dirinya mengatakan bahwa perusahaan aspal yang berada di Kecamatan Abeli sawah hanya memiliki izin untuk menggunakan area dalam ruangan dan bukan diluar (Outdoor) “PT Butonas hanya memiliki SITU / Ho itupun izin tersebut hanya untuk indoor bukan outdoor atau dengan kata lain bahwa PT Butonas hanya memiliki izin di bangunannya saja “ karena jika diluar itu belum diizinkan. Tambahnya.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa pihak perizinan telah seringkali menegur manajemen perusahaan PT Butonas untuk tidak melakukan aktivitas bongkar muat aspal dihalaman sebab itu diluar izin yang diterbitkan oleh perizinan “ Kita sering sampaikan jangan melakukan kegiatan diluar dari izinnya missal, dihalaman membongkar aspal atau menampung aspal itu sama sekali tidak dibolehkan karena ditengah pemukiman penduduk”. Ungkapnya

Kontributor : Rahmat
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY