Dari kiri baju berwarnah putih  Kajari Muna, tengah Kasi Pidsus, baju hitam Kasbin Foto: Bensar
Dari kiri baju berwarnah putih Kajari Muna, tengah Kasi Pidsus, baju hitam Kasbin Foto: Bensar

Raha, KoranSultra.com– Terobosan Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna tak henti- hentinya, untuk membrantas korupsi di Negeri ini. Kini Kejari kembali berhasil dalam triwulan kedua menyalamatkan uang negara sebesar kurang lebih Rp 1 milyar.

Dalam rilisan kejaksaan, La Nosa mantan kepala UPTD transmigrasi Pohorua, tersangkan (TSK) kasus pengadaan jaminan hidup (Jadup) tahun 2012, pengembalian senilai Rp 66 juta, oleh mantan Kadis Pekerjaan Umum (PU) Muna, Yamin Imran (TSK) kasus proyek perencanaan desaign jalan dan jembatan di tahun 2013, pengembalian Rp 271 juta. Ditambah dengan pengembalian bendahara PU proyek desagin jalan, Rp 9 juta rupiah.

“Berdasarkan hasil audit BPK, dan pengembalian ini tidak serta merta tersangka dapat dibebaskan ,” ujar Kajari Muna Badrut Tamam, SH MH, Jumat (24/3).

Dari kiri baju berwarnah putih  Kajari Muna, tengah Kasi Pidsus, Foto: Bensar
Dari kiri baju berwarnah putih Kajari Muna, tengah Kasi Pidsus, Foto: Bensar

Dengan pengembalian 123 kades, kata Badrut, dugaan korupsi dana ADD tahun 2015, berdasarkan temuan BPK senilai Rp 1. 230.000.000 (satu Miliar dua ratus tiga puluh juta)

“Baru 120 kades mengembalikan, dengan nilai berfariasi, jumlah pengembalian Rp 545, juta, tentunya kita menyelamatkan uang negara, dengan kepentingan pembangunana rakyat, ” katanya.

Secara keseluruhan pengembalian untuk triwulan kedua kurang lebih Rp 1 Myliar.

Sebelumnya, pada triwulan pertama Kejari Muna berhasil menyelamatkan uang Negara Sebesar Rp 2 350.000.000,- (Dua Miliar Tiga ratus lima puluh Juta rupiah) pada Proyek Pekerjaan Swakelola Penataan Kawasan Kumuh Lagasa tahun 2008, pada Kamis/8/12/2016) lalu.

Kontributor : Bensar
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY