Kajari Muna Badrut Tamam. SH. MH
Kajari Muna Badrut Tamam. SH. MH

RAHA, KORAN SULTRA-Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna masih terus mengumpulkan bukti-bukti dugaan penyimpangan tata kelola Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2015. Tercatat sudah ada 11 pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan pihak RSUD yang telah dimintai keterangannya. Sampai sejauh itu, jaksa belum mau mengungkapkan bagaimana kelanjutan proses hukum tersebut. Pihak Kejari baru berjanji akan menyampaikan hasil penyelidikan dalam agenda ekspose kasus pada Januari ini di Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Rupanya kasus DAK yang ditangani kejari Muna ini, sudah rampung datanya, usai penyelidikan kurang lebih empat bulan.

“DAK sudah rampung, karena ini skala besar, maka segera dilakukan espos di kejati Sultra. “ujar Kajari Muna Badrut Tamam. SH. MH. Rabu (22/3) ditemui awak media ini.

Espos ditingkat kejaksaan Sultra ini, tentunya para pendekar korupsi ini tingal menungu giliran.

“Kita liat siapa yang akan menjadi (TSK), karena masala TSK itu gampang. Kalaupun ada pemeriksaan paling pelengkapan data saja, termaksud PPKnya, kita permantap dengan tim Kejasaan dulu untuk persiapan esposnya, paling tidak sepekan ini,”katanaya.

Catatan Koran Sultra, sebelumnya kejari Muna telah melakukan pemeriksaan. Sekretaris Daerah (Sekda), Nurdin Pamone, Ketua DPRD Muna Mukmin Naini dan mantan Pj Bupati Muna Drs Muh Zayat Kaimoeddin. termaksud 11 istansi yakni, Dinas PPKAD, Bappeda, PU,Diknas, Dinkes, Dinas Perikanan, BLH, Dishut, BPPKB,Dishub dan Disperindak.

Kontributor : Bensar
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY