Kepala Kejaksaan Negeri Muna, Badrut Tamam, SH, MH

Raha, Koran Sultra – Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna limpahkan berkas perkara nomor B. 1145/R. 3. 13/Ft. 1/07/17, Atas kasus dugaan korupsi percetakan sawah sebesar Rp. 500 juta pada tahun 2013 lalu.

Dugaan Penyimpangan Proyek cetak sawah yang dilaksanakan di Desa Nihi Kecamatan menyeret dua orang tersangka yakni La Ode Hafuna yang saat itu menjabat sebagai Kepala Bidang Holtikultura di Dinas Pertanian Muna dan sekarang sedang menjalani hukuman sebagai terpidana di Rutan Muna serta La Ode Azislz Zul Jabar sebagai kontraktor pelaksana cetak sawah.

Pihak Kejakasaan Muna menetapkan kedua tersangka ini terancam dijerat dengan pasal yang sama.

” ancam pidana, primair pasal 2 ayat (1) nomor 31 tahun 1999 tentang perubahan atas nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Subsidair pasal 3 nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi jo 20 tahun 2001 tentang bahan atas UU nomor 31 tahun 1999 papar, ” ujar Badrut Tamam. SH. MH. Kajari Muna, saat ditemui Selasa (11/7).

Berkasa Perkara kedua orang tersangka ini akan segera dilimpahkan di Pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor).

“perkara ini kami sudah limpahkan tinggal menunggu jadwal sidang yang dikeluarkan oleh tipikor, ” tuturnya

Kontributor : Bensar
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY