Aktifitas belajar siswa SMK 9 Konsel Foto: Afdal

KENDARI, KORANSULTRA.COM – Potensi mengembangkan sekolah kejuruan di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggra, cukup bagus. Hanya saja, saat ini masih kekurangan guru keahlian atau guru produktif yang bisa mengajar sesuai dengan potensi sekolah.

”Di sekolah kami hanya ada delapan guru produktif berstatus PNS, selebihnya masih berstatus guru tidak tetap (GTT). Sedangkan untuk guru mata pelajaran pertanian memang ada, namun masih berstatus sebagai GTT,” tutur Wakasek SMK Negeri 9 Konsel Jungkarnain, Rabu (6/8) di Kantor Dikbudpora Sultra.

Tidak heran, kata Jungkarnain, sekolah nya saat ini tidak begitu diminati siswa di Konsel. Padahal, sekolah tersebut menampung lebih dari 200 siswa.

Diakuinya, penyebab tidak tertariknya siswa di sekolahnya akibat kurangnya tenaga pendidik berstatus PNS. ”Sehingga hal itu mempengaruhi minat siswa yang akan melanjutkan jenjang pendidikan atas disekolah kami,” ungkapnya.

”Untuk itu kami berharap kiranya Pemerintah Daerah dan Pemprov Sultra dapat memberikan tambahan tenaga guru PNS dibidang Pertanian dan TKJ disekolah kami,” harapnya.

Kata Wakasek ini, sekolah yang didirikan pada tahun 2011 itu terdapat 2 jurusan yaitu jurusan Pertanian dan jurusan Tekhnik Komputer dan Jaringan (TKJ). Selain itu, kata dia sekolahnya juga masih serba kekurangan, seperti fasilitas alat praktek siswa.

Kontributor : Afdal
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY