kepala kantor Kemenag Sultra, Mohamad Ali Irfan Foto: Yan/ KoranSultra.com
kepala kantor Kemenag Sultra, Mohamad Ali Irfan Foto: Yan/ KoranSultra.com

Kendari, KoranSultra.com– Menjelang Pemilihan kepala daerah (Pilkada) dibeberapa daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra), Kepala Kementerian Agama (Kemenag), mengecam keras jika ada oknum yang membawa nama Agama dalam kepentingan kampanye politik nantinya.

”Dikawatirkan, persoalan tersebut berdampak besar kearah negatif. Yang nantinya bisa menjadi pemicu terjadinya konflik sosial,” ungkap Kepala Kantor Kemenag Sultra, Mohamad Ali Irfan Kamis (13/10) pada sejumlah awak media.

Ia mengatakan, Apa yang telah terjadi di Ibu Kota Jakarta, para calon yang saling mencibir politik dengan mengkait-kaitkan agama, jangan pernah terjadi di Sultra. Sebab, jika itu yang terjadi, kata Muhamad Ali Irfan, nantinya dapat merusak ketentraman umat beragama dan perpecahan di Sultra.

“Seringkali saya menyatakan kepada Media. Saya berpesan pada tokoh-tokoh politik, agar tidak membawa kampanye dengan menggunakan kepentingan Agama. Karena itu lebih cenderung bernuansa sara. Hal inilah yang diaktakan sebagai kolektif konflik. Yang pada dasarnya kepentingan politik seringkali membawa bencana terhadap umat beragama,” katanya.

Jika ia ditemukan di Pilkada di Sultra nanti, pihaknya tidak segan untuk berkoordinasi dengan intitusi Polri. Untuk segera memproses dan menindak oknum yang secara sengaja membawa nama Agama kerana politik.

”Untuk itu, kami berharap agar permasalahan tersebut tidak terjadi di Sultra. Agar dalam Pilkada nanti bisa tetap berjalan dengan aman dan tertib tanpa adanya gesekan sosial,” tandasnya.

Kontributor : Yan
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY