Ilustrasi
Ilustrasi

Raha, Koran Sultra – Putusan Mahkamah Konsitusi Pada Kamis Kemarin terkait Perintah untuk menggelar Pemungutan Suara Ulang di Dua TPS di Kabupaten Muna membuat konstalasi politik didaerah ini agak “memanas”.

Pihak Kepolisian Resort Muna telah menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga Kamtibmas.

Kerja Keras Panwaslu Muna menghadapi Pemungutan Suara Ulang di Dua TPS ini guna menjaga Demokrasi agara tetap berjalan dikoridornya bakal kembali dilakukan.

Namun Perpanjangan Masa Jabatan Panwaslu Muna sempat dikritik oleh salah satu Paslon.

Adanya pernyataan Calon Wakil Bupati Muna H La Pili, SPd yang berbau provokatif yang meminta pada Bawaslu Sultra agar tidak memakai Panwaslu Muna dalam Pilkada tanggal 9 Desember 2015 lalu, menurut Ketua Panwaslu Muna adalah sebuah peryataan yang keliru dan menyesatkan.

” Kami himbau sebagai Cabub Muna, Pak La Pili jangan lagi berkomentar berbau provokatif seperti itu” tegasnya.
“ Apa lagi dia mantan anggota dewan. Kalau tidak paham aturan, datang pada kami, nanti kami jelaskan” katanya.

Menurutnya pernyataan seperti itu tidak layak dilontarkan oleh Salah Sat Calon, “ Masa ada seorang cabup berkomentar tidak paham aturan dan bersifat provokatif serta menyesatkan begitu,” kata Mahiluddin dengan suara tinggi.

Kontributor : Bensar

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY