Sampah yang berserakan di jalan trans sulawesi Kolaka Utara Foto: Fyan

LASUSUA, KORAN SULTRA– Jalan trans sulawesi, yang meghubungkan antara Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan Sulawesi Tenggara (Sultra) yang berada di perbatasan antara Kelurahan Lapai, Kecamatan Ngapa, dan Desa Lawolatu, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), kembali di ramaikan dengan pemandangan sampah yang kiang semakin menumpuk.

Sampah yang diduga berasal dari barang bekas masyarakat Kelurahan Lapai itu, berpotensi menimbulkan kecelakaan pengendara. Pasalnya, sampah tersebut sudah menutupi sebagian badan jalan dan letaknya pun berada di penyingkulan jalan.

Ironisnya, penumpukan sampah tersebut seakan-akan sudah menjadi hal yang lumrah bagi para pelaku yang ikut berpartisipasi dalam membuang sampah tersebut.

Seorang pengendara sepeda motor asal Desa Puurau, Kecamatan Ngapa Agus, menuturkan fenomena sampah tersebut sangat memprihantinkan. Sebab, setiap pengendara yang sering melintas dijalan itu, merasa terganggu dengan kondisi sampah yang berserakan dijalan.

“Apalagi ini musim hujan. Jalan sangat licin, kemudian sampahnya mengeluarkan aroma yang sangat busuk,“ katanya, Senin (29/5/2017) pada Koran Sultra.

Kata Agus, potensi untuk terjadi kecelakaan dijalan tersebut sangat tinggi. Karena, separuh badan jalan sudah menutupi sampah yang berserakan.

“Bagaimana kasihan kalau orang baru, yang belum tahu persis kalau ada sampah pas ditikungan, kemungkinan akan jatuh pas disampah,“ ungkapnya.

Menurut Agus, pemerintah yang menangani permasalahan tersebut, kurang memperhatikan kondisi yang terjadi dijalan itu.
“Kami menilai pemerintah kolut kurang memperhatikan permasalahan tersebut. Seandainya mereka memperhatikan, mungkin dari dulu sudah dibuatkan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) untuk masyarakat, “ katanya.

Memang kata dia Pemerintah setempat biasa juga membersihkan tempat itu. Namun hanya sementara, berselang beberapa jam habis dibersihkan, sudah ada lagi tumpukan sampah dipinggir jalan ini.

Untuk itu, ia berharapa agar pemerintah terkait yang menangani hal tersebut, untuk kiranya dapat memperhatikan persoalan sampah tersebut, dengan cara dibuatkan TPS, agar masyarakat yang sering membuang sampah sembarangan sudah tidak membuang sampah dipinggir jalan lagi, dan pengendara pun dapat menikmati perjalan tanpa ada keluhan.

Kontributor : Fyan
Desain Terbaru

LEAVE A REPLY